Tuntut 5 Bulan Gaji Belum Dibayarkan
SORONG-Puluhan tenaga kebersihan kembali melakukan demo di Kantor Wali Kota Sorong, Rabu (15/2). Para petugas menuntut Pemerintah Kota Sorong agar segera membayar upah kerja atau gaji mereka yang sudah 5 bulan tidak dibayar. Selain itu, para petugas kebersihan menyayangkan pemecatan sepihak.
Dari pantauan Radar Sorong, beberapa pendemo yang melakukan aksi sejak pagi hari masih bersikap kooperatif, dengan menanyakan keberadaan Pj Wali Kota Sorong George Yarangga,A.Pi.MM.
Namun, karena tidak bisa bertemu langsung untuk menagih janji Pj Wali Kota Sorong yang akan menindaklanjuti dan memerintahkan dinas terkait agar segera menyelesaikan gaji para buruh kebersihan tersebut. Para tenaga kebersihan lantas membanting beberapa fasilitas seperti tempat sampah dan beberapa papan nama dinas-dinas yang berada di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong.

Hal tersebut mengundang perhatian para pegawai pemerintah di lingkungan Pemkot. Karena para pendemo juga mengeluarkan kalimat-kalimat yang bernada tinggi.
“Mereka bilang nanti-nanti. Kata nanti itu yang bagaimana, kita sudah bosan. Sehingga sekarang kami mengamuk ini. Saya menuntut hak-hak kita. Harus baca undang-undang yang jelas. Jangan injak-injak, jangan dibohongi,” tegas salah satu buruh kebersihan Fidel Wandemi di sela-sela aksi.
“Sekarang kita sudah jalan 5 bulan gaji belum dibayarkan sejak tahun 2022. Kita mau makan apa, masih terkatung-katung. Alasannya mereka belum ada. Tapi kita melihat dana dari negara itu sudah ada,” kata pria yang sudah 6 tahun bekerja ini.
Sementara itu, Plt. Kadis Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST.MSi yang bertemu langsung dengan para tenaga kebersihan menegaskan bahwa proses pembayaran menunggu data-data administrasi lengkap.

“Sementara proses. Kami sedang menunggu data administrasi dari pihak ketiga kemudian kami tandatangani agar segera dibayarkan. Kemudian terkait ganti bendera, kami menegaskan bahwa ketika diganti, orang yang bekerja tetaplah orang lama. Kemudian akan evaluasi setiap 3 bulannya,” tegasnya.
Usai mendengarkan penjelasan dari dinas terkait, para tenaga kebersihan pun membubarkan diri kembali ke rumah masing-masing.(zia)














