AIMAS – Sejumlah masyarakat yang merupakan keluarga dari korban laka lantas, atas nama Teopitus L. Baru melampiaskan kekecewaannya dengan melakukan aksi pemalangan jalan Sorong-Klamono Km. 31 Kelurahan Mariat.
Pantauan Radar Sorong, pemalangan dilakukan dengan menumbangkan pohon pada posisi melintang, menutup badan jalan. Alhasil, akibat pemalangan tersebut, arus kendaran dari arah Kabupaten Sorong menuju Sorong Selatan, dan sebaliknya macet total.
Wakapolres Sorong Kompol Emmy Fenetiruma melalui Kabag Humas Polres Sorong IPTU Amirudin menerangkan, pemalangan tersebut merupakan buntut dari laka lantas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat Putih yang dikendarai korban Teopilus dengan Mobil Toyota Hilux, sekitar pukul 16.45 WIT.
Dimana sore itu, Teopilus dengan Honda Beat tanpa Nopol melaju dari arah Mariat Gunung hendak menuju arah Tugu Merah. Namun sesampainya di TKP, Jalan Sorong-Klamono KM 31, dari arah berlawanan melaju mobil Hilux hitam dengan kecepatan tinggi yang menyenggol motor korban. Sehingga kecelakaan tidak dapat terhindarkan.
“Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka-luka. Kemudian oleh keluarganya, korban dilarikan ke RSUD John Piet Wanane Km. 22 untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Iptu Amir.
Sementara itu, sopir Hilux hitam dengan Nopol yang belum diketahui tersebut langsung melarikan diri sesaat setelah kejadian. Sehingga, keluarga korban melakukan aksi pemalangan tersebut sebagai bentuk kekecewaan.
Disebutkan salah seorang masyarakat bahwa pemalangan tersebut sebagai bentuk protes warga untuk mendesak pihak kepolisian bisa sesegera mungkin mengusut kasus tersebut. Keluarga juga meminta adanya pengertian dari pelaku terkait dengan biaya perawatan korban. (ayu)














