Waisai,-Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) Papua Barat mengadakan Pasar Murah di kabupaten Raja Ampat bertempat di halaman gedung Aula GKI Alfa Omega Distrik Waisai Kota, Raja Ampat, Rabu (7/12).
Pasar murah itu, diadakan dalam rangka pengendalian Inflasi di Provinsi Papua Barat. Dimana, pelaksanaan Pasar Murah sehari tersebut, dibuka Staf Ahli Bidang Hukum Setda Kabupaten Raja Ampat, Yohanes B. Rahayaan SH, (mewakili PJ Gubernur Papua Barat). Kegiatan itu, turut dihadiri Staf Ahli Bupati Raja Ampat, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah ( OPD ) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, UPTD BPSMB ( Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang ) Papua Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Raja Ampat, beserta ribuan warga yang berdomisili diwilayah Distrik Waisai Kota, Raja Ampat.
Pj. Gubernur Papua Barat, Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan melalui Staf Ahli Bidang Hukum Setda Raja Ampat, Yohanes Rahayaan mengungkapkan bahwa, perekonomian global saat ini diproyeksikan tumbuh seiring dengan pemulihan ekonomi dunia pasca Pandemi Covid-19, walaupun dihadapkan dengan dinamika geopolitik dunia dan krisis global, akan tetapi pemerintah mampu menumbuhkan optimisme global dan memberikan dampak positif pada perekonomian Nasional khususnya Provinsi Papua Barat.
Lanjut Yohanes, perekonomian Papua barat pada triwulan IV tahun 2021 tumbuh membaik dari triwulan sebelumnya. Dimana kata dia tingkat inflasi di Papua Barat pada triwulan ke III Tahun 2022 meningkat dibanding inflasi ditriwulan ke III tahun.
“Laju inflasi di Papua Barat dapat ditekan dengan adanya pembagian barang kebutuhan pokok diseluruh wilayah Papua Barat, sehingga tidak menimbulkan gejolak ekonomi yang berlebihan dan tetap mewaspadai melonjaknya harga barang di pasar,” ujar Yohanes dalam sambutan tertulis Pj. Gubernur Papua Barat.
Sementara salah satu Staf UPTD BPSMB Papua Barat, Heru Erari, disela-sela mengawasi pelaksanaan pasar murah tersebut kepada Radar Sorong dirinya mengaku, sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat telah diadakan Pasar Murah yang sama.
Dimana pasar murah ini, diadakan secara umum tidak dibatasi, bagi warga yang membawa kupon belanja dan persyaratan berupa foto copy kartu keluarga dan Kartu Tanda Kependudukan, tetap dilayani petugas di lokasi pasar murah tersebut.
“Nah, pada hari ini (Rabu-red) kita adakan pasar murah di Distrik Waisai Kabupaten Raja Ampat, setelah dari sini (Waisai Raja Ampat-red) rencananya kami akan bertolak menuju ke Kabupaten Kaimana dengan kegiatan yang sama pula,” tandasnya.
















