AIMAS – Menginjak usia 23 tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sorong diharapkan akan terus jalan beriringan dengan organisasi perempuan lainnya seperti PKK dan GOW dalam melaksanakan program kerja-kerja bersama.
Penasehat DWP Kabupaten Sorong sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sorong, Anace Moso, SH, MH mengaku, dirinya melihat eksistensi DWP Kabupaten Sorong sudah cukup baik. Apalagi soliditas DWP selama ini dalam mengkomunikasikan berbagai hal dengan PKK dan GOW.
“Eksistensi DWP tidak bisa diragukan lagi, hal tersebut saya nilai setelah hampir 4 bulan ada di sini, kami selalu kolaborasi dalam melaksanakan program kerja bersama. Itu menunjukkan bahwa DWP adalah partner yang cocok untuk kita saling membantu mensukseskan program pemeritah,” kata Anie Moso.
Anie menilai kurang lebih empat bulan belakangan ini, kinerja DWP Kabupaten sudah setara dengan 80 persen. Dimana kontribusi DWP di bidang pendidikan, sosial budaya dan ekonomi kreatif telah dilaksanakan.
“Di bidang peningkatan ekonomi keeatif misalnya, diwujudkan dengan hadirnya stand yang menjual aneka produk olahan tangan pada beberapa kesempatan, termasuk hari ini. Saya bangga karena hasil kerajinan tangan ecoprint binaan DWP dapat dipamerkan di momen ini,” ujar Anie.
Sementara itu, selaku Ketua DWP Kabupaten Sorong, Linda Japsenang mengaku dari tiga bidang tugas yang digarap oleh DWP, yakni bidang Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan, tantangan terberat ada di bidang ekonomi.
“Dari tiga bidang tersebut, tantangan terberat adalah di bidang ekonomi. Sehingga di tahun-tahun medatang program kegiatan yang berkaitan dengan bidang ekonomi akan terus kami genjot. Tentu saja tidak sendiri, melainkan DWP akan kolaborasi bersama berbagai pihak dan para mitra kami,” aku Linda Japsenang.
Dirinya juga berkomitmen dapat merangkul anggota DWP dari dinas-dinas dan distrik untuk gotong royong melancarkan rugas-tugas DWP Kabupaten Sorong. (ayu)















