SORONG-Sejumlah massa yang mengatasnamakan Petisi Rakyat Papua (PRP) turun ke jalan memperingati 61 tahun Hari Deklarasi Kemerdekaan West Papua, di jalan A. Yani, samping Ramayana Mall. Kamis (1/12).

Pantauan Radar Sorong aksi demo damai diikuti oleh sejumlah anak-anak, perempuan dan laki-laki dewasa sambil membawa kertas bergambarkan Bendera Bintang Kejora dan bertuliskan berbagai tuntutan. Selain itu, aksi demo tersebut juga di kawal oleh pihak Polres Sorong Kota dan diback up oleh TNI.
Aksi demo damai ini di koordinir oleh Welfin Kareth selaku Koordinator Umum dan Apei Tarami selaku koordinator lapangan.
Dalam orasinya, orator mendesak Indonesia segera mengembalikan kemerdekaan Bangsa Papua. Sebab, bangsa Papua tidak pernah mengundang Indonesia, Belanda, Jepang maupun Amerika untuk datang diatas tanah Papua.
Koordinator Umum, Welfin Kareth menjelaskan aksi demo damai ini merupakan aksi memperingati 1 Desember 1961, hari kemerdekaan Papua yang dideklerasikan, meski hanya berlangsung selama 19 hari, saat Soekarno mengkumendangkan Trikora di alun-alun Jogjakarta.
“Kami sekitar 100 orang, dan tuntutan kami hanya 1 yaitu hak menentukan Nasib sendiri yang menjadi solusi paling demokratis bagi rakyat Papua. Jika tidak diindahkan, kami akan terus berjuang sampai merdeka bahkan kami akan lakukan mogok sipil internasional,”jelasnya.
Aksi ini sebagai ingatan bagi anak-cucu Papua, agar kedepannya anak Papua tidak akan lupa dengan sejarah bangsa Papua.(juh)
















