Naiki Ratusan Anak Tangga, Terbayar di Atas Tebing
Goa Keramat yang di depan pintunya juga terdapat situs penyebar Islam dari Negeri Arab ini cukup luas dan sejuk. Yang hobi berenang juga bila langsung melompat.
Goa ini cukup panjang, namun untuk menyusurinya haru berenang dan berjalan di atas bebatuan. Penulis hanya menyaksikan keindahannya dari luar saja dan tidak sempat ikut berenang.
Tidak jauh dari Goa Keramat ini ada sport yang bagus seperti goa tengkorak, dinding telapak. Bagitu juga ada puncak Harfat atau tangga seribu. Harfat sendiri menurut warga Misol nama dari leluhur mereka yakni Harun Fatimah.
Untuk mencapai puncak Harfat wisatawan sudah dimanja dengan anak tangga anak tangga yang terbuat dari kayu besi. Dari puncak akan nampak pemandangan gugusan pulau karang atau karst yang mempesona mirip di Peanemo.
Puas dengan berfoto ria, wisatawan menuruni anak tangga guna melanjutkan ke spot spot yang tidak kalah menarik.
Gugusan gugusan pulau karang seperti dipahat atau diukir. Pulau pulau karang itu mirip dengan model candi candi yang ada di Jawa. Ini membuat wisatawan terheran heran dengan keajaiban panorama Raja Ampat.
Speadboat yang membawa kamipun tiba di dermaga Danau Love. Untuk menuju.puncak juga harus menaiki ratusan anak tangga seperti di Harfat.
Di sini tidak banyak wisatawan yang naik ke puncak guna menyaksikan Danau Love. Kebanyakan sudah merasa kecapekan saat naik tangga seribu atau puncak Harfat.

Yang naik ke puncak tebing tidak lebih dari 10 orang termasuk penulis. Memang harus memiliki kondisi badan yang fit atau prima.
Di tengah terik matahari dan hembusan angin yang kurang menaiki anak tangga demi anak tangga terasa berat. Mau tidak mau harus sering sering istirahat atau transit. Sudah tentu harus bawa persediaan air minum yang cukup. Mengingat di atas tidak ada kios atau penjual minuman.
Hampir setengah jam baru sampai di puncak tebing guna menyaksikan indahnya Danau Love. Rasa lelah saat menaiki anak tangga seakan terbayar lunas dengan panorama indah Danau Love.
Kalau tidak ditunggu rombongan di dermaga sebenarnya belum mau turun, karena masih mau mengabadikan indahnya Danau Love.***














