SORONG – Dalam rangka menyambut Hari Nyepi, Umat Hindu di Kota Sorong menggelar kegiatan Pawai Ogoh-ogoh dengan titik start dan finish di Pura Jagad Buana Kerti (JBK) Malibela Kota Sorong, pada Rabu (18/3/2026).
Pawai Ogoh-ogoh itu dilepas oleh Walikota Sorong Septinus Lobat, SH, M.PA, didampingi Wakil Walikota H. Anshar Karim, A.Md dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Sorong I Made Suparsa. Dalam kegiatan tersebut, General Manager (GM) Vega Prime Hotel Agus Sunarto bersama 60 karyawannya ikut memeriahkan dengan menghadirkan 1 Ogoh-ogoh setinggi 5 meter.

GM Vega Prime Hotel Agus Sunarto saat diwawancarai Radar Sorong mengatakan bahwa, setiap agenda hari raya keagamaan maupun kebudayaan pihaknya ikut berpartisipasi melakukan aktivitas-aktivitas yang sesuai agama atau budaya masing-masing, baik itu Idul Fitri, Natal, Imlek maupun Nyepi. Untuk Nyepi ini Vega Hotel ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pawai Ogoh-ogoh di Pura Jagad Buana Kerti Malibela.
“Nyepi masyarakat Bali sudah identik melakukan Pawai Ogoh-ogoh sehari sebelum Hari Nyepi. Tapi walaupun kita di Papua tidak ketinggalan, Ogoh-ogoh ini sudah 4 atau 5 kali setiap tahun berturut-turut kita buat, yang fungsinya adalah kita untuk mempersatukan dari berbagai budaya, sehingga dalam momen ini menjadi satu agenda atau kalender ivent setiap tahunnya khususnya untuk di Vega Prime Hotel,” terangnya. Ini membuktikan bahwa kita peduli dengan budaya-budaya yang lain.
Jadi bukan budaya yang lain itu untuk memperenggang persatuan, tapi ini untuk mempererat persatuan, jadi dengan adanya tampilan arak-arakan ogoh-ogoh itu benar-benar mempersatukan berbagai budaya dalam wadah Pawai Ogoh-ogoh. “Harapan kami ini tidak hanya sekedar untuk pawai kemudian selesai, tapi jadi satu momen untuk kedepan menjadi agenda/kalender tahunan yang bisa dimaksimalkan, contoh kalau di Bali bisa lakukan itu kenapa kita di sini tidak bisa, ini bukan ogoh-ogoh saja tapi mungkin bisa Pawai Obor untuk di Muslim, Pawai Santa Clause untuk Nasrani, Pawai Barongsai untuk Chinese, dan sebagainya, ini bisa kita kemas semaksimal mungkin melibatkan stake holder – stake holder,” tegasnya.
Agus Sunarto berharap atau menghimbau kepada seluruh hotel di Sorong bisa berpartisipasi dalam kegistan-kegiatan seperti ini.”Di Sorong ada hampir 20 hotel berbintang, kalau setiap hotel mengeluarkan 1 ogoh-ogoh dengan desainnya masing-masing, ini sudah jadi perayaan besar kalau di Sorong, ini harapan kami. Tapi itu juga harus benar-benar dimulai sejak awal, kita harus punya kesadaran tentang budaya, kita punya maksud bahwa pawai ini adalah untuk mempererat semua budaya yang ada di Indonesia. Saya yakin ini jadi tontonan yang apik di jalan. Ini juga untuk membuktikan bahwa setiap kita punya keahlian untuk membuatnya,” terangnya.
Agus Sunarto juga memberikan apresiasi kepada PHDI Kota Sorong yang menyambut baik Vega Hotel yang selalu hadir dalam kegiatan tersebut setiap tahun. “Kami ucapkan selamat Hari Nyepi kepada Umat Hindu, semoga Hari Nyepi ini menjadi satu titik balik kita bisa meresapi untuk merenungkan bagaimana satu tahun kedepan kita untuk melangkah,” pungkasnya.(akh)















