Tanam 51 Bibit Mangrove, Kakansar:Dimana Kita Berada, Harus Lestarikan Alam
SORONG-Sadar akan ancaman abrasi di pesisir pantai wilayah Sorong. Pemerintah maupun instansi terkait terlihat gencarkan penanaman Bibit Mangrove. Hal serupa kini dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Sar) Sorong, yang menanam 51 Bibit Pohon Mangrove di sepanjang Taman Mangrove, Kota Sorong. Senin (27/2).
Pantauan Radar Sorong, proses penanaman dilakukan pada sore hari saat air mulai surut. Agar, personel Sar Sorong dapat melakukan penanaman bibit Mangrove dengan baik. Penanaman Bibit Mangrove dilakukan dengan cara ditanam dalam tanah lalu diikat pada kayu, bertujuan agar bibit tersebut tidak hanyut dibawa air.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong, Amiruddin A.S.S.Sos menjelaskan penanaman 51 bibit Mangrove merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan Sar Sorong dalam memperingati hari Ulang Tahun Basarnas RI ke 51 tahun.
“Penanaman Bibit Manggrove ini berjumlah 51, sesuai dengan usia Basarnas ke 51 tahun. Kegiatan ini, sesuai dengan filosofinya bahwa di mana tanah dipijak di situ langit dijunjung, artinya di mana kita berada di situ kita harus lestarikan alam,”jelasnya.
Amiruddin mengatakan pohon mangrove adalah salah satu tumbuhan yang sangat penting bagi daerah pesisir, sebab berguna untuk penanganan abrasi maupun dapat menahan derasnya gelombang.
Amir berharap, di usia Basarnas yang ke 51 tahun, Basarnas RI sesuia dengan mottonya yakni bangkit untuk menyelamatkan jiwa.
“Jadi, memang harapan kami diusia yang ke 51 ini Basarnas harus lebih respons time dalam penanganan kecelakaan terutama menyelamatkan jiwa manusia. Dan, kami lebih profesional dan militan dalam menyelamatkan jiwa manusia,”pungkasnya seraya menambahkan beberapa waktu lalu Sar Sorong sumbangkan 71 kantong darah untuk PMI.(juh)








