
SORONG – Jurnalis se-Papua dan Maluku (Pamalu) antusias mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan atas kolaborasi SKK Migas Pamalu, Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dan PWI Perwakilab Sorong bertempat di Vega Prime Hotel & Convention, Senin (6/11).
Kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid, yakni dengan menggabungkan antara metode langsung dan secara virtual. Secara langsung, hadir 40 jurnalis di Papua Barat Daya yang hadir dalam pelatihan di Vega Prime Hotel. Sementara sebagian besar sisanya mengikuti secara virtual melalui meeting zoom.
Kepala Departement Formalitas dan Komunikasi (Forkom) SKK Migas wilayah Papua dan Maluku (Pamalu), Galih W. Agusetiawan mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Dimana hari pertama, kegiatan dilaksanakan untuk kluster Papua Bara Daya, yang dipusatkan di Sorong. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan di dua provinsi berikutnya, yakni di untuk kluster Papua Barat dan Maluku.
“Saya harap, meskipun pelatihan ini dilaksanakan hanya selama 1 hari ini di Sorong, para jurnalis juga dapat mengikuti pelatihan secara virtual sampai dengan 3 hari ke depan,” pinta Galih.
Dikatakan Galih, topik yang akan dibahas dalam pelatihan kali ini yakni materi terkait kode etik jurnalistik. Dimana kode etik merupakan alat kontrol bagi tiap-tiap wartawan dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik. Materi ini dibawakan oleh pengajar LPDS, Lestantya R. Baskoro.
“Kami sangat kenal sahabat-sahabat jurnalis yang ada di Papua dan Maluku. Mereka merupakan jurnalis yang sangat menjunjung kode etik jurnalistiknya,” kata Galih.
Selain perihal kode etik, materi lain yang juga akan diberikan dalam kesempatan kesempatan ini diantaranya metode penulisan karya jurnalistik dalam bentuk feature berwawasan kemanusiaan. Materi penulisan feature dibawakan oleh pengajar LPDS, A. A. Ariwibowo.
Materi terakhir dibawakan oleh pemateri jurnalis senior antaranews, Priyambodo RH, dengan tema menulis berita siber.
Sementara itu, Direktur Eksekutif LPDS Kristanto Hartadi menambahkan, pihaknya sangat senang dan bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari mitra SKK Migas Pamalu dalam penyelenggaraan pelatihan jurnalistik tersebut.
“Dari LPDS kami berusaha menyajikan materi sesuai kebutuhan teman-teman jurnalis di Papua Barat Daya. Kami berharap hal-hal yang nanti akan dibagikan oleh teman-teman instruktur LPDS dapat diterima dan dicerna dengan baik oleh teman-teman jurnalis se-Pamalu,” kata Kristanto.
Pihaknya juga berharap, pelatihan tersebut dapat terlaksana dengan baik hingga akhir. Sehingga akan mampu mempengaruhi peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalis. Apalagi, tantangan jurnalis saat ini sangat berat, terutama tantangan geopolitik.
Pada kesempatan tersebut juga turut hadir beberapa narasumber dari KKKS wilayah Pamalu yang ada di Papua Barat Daya untuk mempresentasikan kondisi terkini terkait kegiatan produksi maupun program pengembangan masyarakat di wilayahnya.
Diantaranya, Field Operation Manager Petrogas (Basin) Ltd, Mustaman, R&C Coordinator RH. Petrogas, Dinda Prilia, Field Operations Manager Petrogas (Island) Ltd, Ricky Tri Yuandi Syarifuddin, Field Operations Superintendent MontD’Or Salawati Ltd, David Samson, dan Assistant Manager Well Services KKKS Pertamina EP Papua Field, Deni Kurniawan. (ayu)















