Irianto M Ali, S.Pd M.Pd : Timsel Bekerja Sesuai Juknis dan Pedoman dari Bawaslu RI
SORONG- Menyongsong pesta demokrasi Pemilu 2024, Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat Daya mulai bekerja melaksanakan tahapan seleksi sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetakan oleh Bawaslu RI.
Seperti diketahui, Timsel Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat Daya yakni Irianto M. Ali, S,.Pd M.Pd (Ketua), Dr H Surahman Amin, Lc MA (Sekretaris) , Pdt Drs Anakotta Solly, MA, Yulinda Mosso, S.Sos dan Arobi Beyette, S,Pd I.
Setelah Senin (15/5) melaksanakan rapat dan konsolidasi internal terkait persiapan tahapan seleksi calon anggota Bawaslu, Selasa sore (16/5), bertempat di Hangout Avenue Jln Sungai Maruni Km 10 masuk, Timsel melaksanakan Konperensi Pers menjelaskan agenda kerja dan tahapan yang akan dilaksanakan oleh Timsel.
Kepada pers, Ketua Timsel Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat Daya, Irianto M. Ali mengatakan, sebagai tahap awal dalam proses seleksi ini pihaknya akan mensosialisasikan kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan komponen masyarakat lainnya di 5 kabupatan (Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw, Kabupaten Raja Ampat) dan di Kota Sorong tentang adanya seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat.
Pengumuman dan sosialisasi bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota berlangsung 17 Mei hingga 26 Mei. Kemudian dilanjutkan tahapan penerimaan pendaftaran bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota pada 29 Mei hingga 7 Juni 2023. Untuk persyaratan yang harus dilengkapi, akan disampaikan dalam pengumuman resmi yang direlease oleh Timsel.
Yang pasti kata Irianto Ali, pendaftaran anggota Bawaslu sesuai dengan alamat yang tertera di KTP. Jika di KTP berdomisili di Kota Sorong, maka bakal calon anggota Bawaslu mendaftar untuk Bawaslu Kota Sorong. Lebih lanjut, Ketua Timsel Irianto Ali yang dalam jumpa pers didamping Sekretaris Timsel, Surahman Amin, anggota Timsel Pdt Anakotta Solly dan Yulinda Mosso menjelaskan, proses pendaftaran melalui aplikasi yang akan ditentukan kemudian.
Untuk alamat website yang digunakan masih akan dikoordinasikan dengan Bawaslu Provinsi Papua Barat. “Alur koordinasi masih ke sana (Bawaslu Provinsi Papua Barat,Red). Apakah kita gunakan websitenya Bawaslu Provinsi dalam rangka masyarakat mengakses pendaftaran atau hal-hal lain akan kami atur di internal Timsel,”tandas Irianto Ali yang sehari-hari dosen di Universitas Nani Bili.
Dalam tahapan seleksi, calon anggota Bawaslu yang lulus pada tahap pertama akan masuk dalam 25 besar, kemudian dari 25 besar dijaring kembali untuk mendapatkan 12 besar, kemudian 6 besar. Dalam tahapan 6 besar, Bawaslu RI yang akan menyeleksi untuk mendapatkan 3 nama yang lolos sebagai anggota Bawaslu sementara 3 orang lainnya sebagai daftar tunggu.
Seperti pada seleksi calon komisioner KPU, dalam seleksi calon anggota Bawaslu Kabupatebn/Kota juga ada keterwakilan 30 persen perempuan. Bukan hanya itu, Timsel kata Irianto Ali, juga secara bersama-sama akan mendorong dan mengawal agar putera puteri asli Papua mendapatkan kesempatan yang lebih dalam seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Papua Barat Daya ini. “Yang jelas kerja Timsel mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan oleh Bawaslu RI,”tandas Irianto Ali.
Jika ada anggapan bahwa proses seleksi ini hanya formalitas karena sudah ada titipan-titipan, secara tegas Irianto Ali menepis itu. “Secara kelembagaan kita tepis isu itu. Tidak ada titipan dari kelompok manapun, Timsel akan bekerja secara profesional, akan menjaring kader-kader potensial untuk menjadi anggota Bawaslu. Jadi tidak ada titipan, tidak ada intimidasi dan lainnya. Kami tidak menginginkan itu. Timsel bekerja sesuai pedoman dan jukknis yang sudah ada,”ujar Irianto.
Sementara itu Sekretaris Timsel Surahman Amin mengatakan, Timsel akan melaksanakan tugasnya secara maksimal sehingga dihasilkam anggota Bawaslu yang benar-benar berintegritas dan memiliki kapasitas, kemampuan yang unggul dalam mengawasi Pemilu 2024. Untuk mendapatan hasil yang terbaik, Surahman Amin menghimbau kepada anak-anak bangsa di Provinsi Papua Barat Daya ini agar ikut mendaftar.
“Kami menghimbau yang punya potensi untuk, mendaftar. Ini demi menjalankan Pemilu kita yang berintegritas , akuntabilitas, bahkan kami juga didorong untuk menyampaikan kalau ada yang punya potensi dipersilakan untuk mendaftar,”tandas Surahman Amin, yang sehari-hari Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong. (ros)













