


Pemprov PBD Salurkan 1.196.610 kg Beras Bantuan Pangan Cadangan Beras Tahap II Tahun 2023
SORONG-Untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima bantuan, menangani kerawanan pangan, stunting dan pengendalian inflasi. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyalurkan 1.196.610 kg Beras Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Tahap II Tahun 2023 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pj Gubernur Papua Barat Daya, Dr.Drs.Mohammad Musa’ad,M.Si secara simbolis menyerahkan Bantuan Pangan Tahap II kepada Keluarga Penerima Manfaat atau Keluarga Penerima Bantuan Pangan yang bermukim di Kelurahan Malanu, Distrik Sorong Utara, Jumat (22/9).
Dikatakan bahwa Tujuan daripada pemerintah memberikan bantuan pangan ini adalah yang pertama untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima bantuan, yang kedua sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menangani kerawanan pangan, stunting dan yang ketiga adalah pengendalian inflasi.
“Kepada penerima manfaat yang sudah di inventarisir oleh Kementerian Sosial, saya harapkan pada masyarakat yang mendapatkan itu untuk dimanfaatkan baik-baik. Jangan beras itu didapat kemudian dijual dengan harga yang murah. Kemudian mereka sendiri tidak makan. Jadi itu dikasih untuk dimakan,” katanya.
Pj Gubernur PBD mengimbau agar masyarakat tidak saja mengonsumsi beras sebagai makanan pokok, tetapi juga harus mengonsumsi makanan yang berasal dari umbi-umbian. Hal tersebut tentunya lebih menyehatkan.
“Mulai berpikir kembali, biasakan juga makan makanan-makanan pangan lokal. Kalau bisa makan sagu, makan ubi. Biasakan jangan menggantungkan diri pada beras atau nasi, karena umbi-umbian sebenarnya kualitasnya lebih bagus daripada nasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Sorong, Sri Ariandini mengatakan bahwa program ini adalah penugasan dari Presiden RI melalui Badan Pangan Nasional Republik Indonesia di mana Bulog diminta untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 21.353.000 kepala keluarga atau kepala keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Bantuan pangan yang diberikan ini untuk setiap kepala keluarga berjumlah 10 kg setiap bulannya untuk 3 alokasi yaitu bulan September, Oktober dan November tahun 2023,” katanya.
Lanjutnya, Awalnya bantuan ini ditetapkan untuk alokasi bulan Oktober sampai dengan Desember tahun 2023, tapi mengingat situasi dan kondisi harga beras yang tidak terkendali di negeri kita dan pengaruh El Nino.”Maka penyaluran bantuan pangan ini dipercepat oleh Bapak Presiden menjadi alokasi September, Oktober dan November tahun 2023,” ujarnya.
Dikatakan bahwa Penerima bantuan pangan tahap II di Provinsi Papua Barat Daya berjumlah 39.887 kepala keluarga atau setara dengan jumlah beras yang akan kami salurkan sebanyak 398.870 kg.
“Itu untuk setiap bulannya. Sedangkan kalau kita berikan untuk 3 lokasi berarti yang akan disalurkan dari perum Bulog berjumlah 1.196.610 kg. Ini merupakan jumlah yang cukup besar,” ungkapnya.
Dikatakan lagi bahwa jumlah beras tersebut akan disalurkan melalui gudang Bulog yang ada di wilayah kerja kantor cabang Sorong untuk Kabupaten Raja Ampat, untuk Kabupaten Tambrauw, Kota Sorong Kabupaten Sorong dan Kota Sorong. Sedangkan untuk Kabupaten Maybrat dan Sorong Selatan itu dari wilayah kerja kantor cabang pembantu Terminal yang ada di Sorong Selatan.
“Saat ini kita salurkan di Distrik Sorong Utara, Kelurahan Malanu sebanyak 371 penerima manfaat,” pungkasnya.(zia)














