Tupono: Sesuai Sunnah, Paling Lama 3 Hari
SORONG – Rumah Singgah Ikaswara di Jl. Patriot Km 12 Masuk, Klawuyuk Sorong Timur Kota Sorong Papua Barat Daya diresmikan oleh Gubernur Papua Barat Daya (PBD) diwakili Kepala Badan Kesbangpol PBD, Dr. Sellvyana Sangkek, SE, M.Si pada Sabtu (19/07/2025), yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi.
Ketua Umum Ikaswara Provinsi Papua Barat Daya, Drs. H. Tupono mengatakan bahwa, rumah singgah ini dicita-citakan dibangun oleh Ikaswara sejak 4 tahun lalu, pasalnya saat itu ada warga Ikaswara dari Sorong Selatan hendak berbelanja di Sorong, di mana saat berada di Sorong tinggal di kos-kosan, ternyata tinggal nama, itulah yang membuat Ikaswara ingin cepat-cepat mempunyai rumah singgah.

“Rumah Singgah ini rumah yang diperuntukkan bagi orang-orang yang sehat, bukan untuk orang sakit. Tetapi kalau memang ada orang yang sakit opname di Rumah Sakit Sele Be Solu, keluarganya bisa tinggal sementara di sini, tapi ikut sunnah tinggalnya hanya 3 x 24 jam (3 hari) saja, setelah 3 hari mohon maaf harus meninggalkan rumah singgah. Nanti in syaa Allah kita siapkan kopi, teh dan Indomie, syukur kalau nanti ada Bapak-Ibu (donatur) yang bisa membantu menyiapkan beras, sayur mayur, lauk pauk untuk orang-orang yang menginap di sini,” ujarnya.
Nanti apabila ada warga dari Sorong Selatan, Raja Ampat yang berbelanja di Kota Sorong atau sedang menunggu kapal, pesawat, atau keperluan lain juga bisa menginap di Rumah Singgah.
Dikatakan bahwa Rumah Singgah ini ada 4 kamar, 2 kamar yang kamar mandinya di dalam dan 2 kamar yang kamar mandinya di luar. Dan ada 2 kamar besar yang bisa untuk banyak orang. Tapi saat ini masih ada kamar yang belum dilengkapi tempat tidur serta perlengkapan lainnya, sehingga masih butuh bantuan dari donatur untuk melengkapi kamar-kamar tersebut.
Dikatakan Tupono bahwa pembangunan Rumah Singgah 2 lantai itu menghabiskan anggaran Rp 1,1 Miliar, dimana dananya berasal dari Hibah Pemprov PBD senilai Rp 500 juta, dan dari swadaya serta sumbangan para donatur.

Sementara itu, Gubernur PBD yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol PBD, Sellvyana Sangkek mengatakan bahwa, Pemprov PBD menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif Ikaswara membangun Rumah Singgah. Rumah Singgah ini bukan sekedar sebagai pembangunan fisik, tapi ia adalah sebuah simbol yang merupakan solidaritas sosial dan pusat orientasi kultural. Ia mengajak semua untuk merawat rumah singgah ini, karena bukan sekedar tempat untuk beristirahat tapi juga sebagai sebuah peradaban, tempat bertemunya nilai-nilai sosial kemanusiaan.
“Saya ucapkan selamat atas peresmian Rumah Singgah ini, semoga Rumah Singgah ini menjadi sumber kebaikan, menjadi jembatan persatuan, dan menjadi simbol bahwa kita semua satu dalam keberagaman,” terangnya.
Dalam acara itu juga dimeriahkan tarian khas Jawa, Papua oleh Sanggar Tari Ikaswara, serta angklung oleh ibu-ibu PPKS / Pasundan.
Hadir dalam acara itu Anggota DPD RI, H. Hartono, perwakilan dari Koarmada III, Korem 181/PVT, Lantamal XIV, Pasmar 3, Polres Sorong, Rektor Unimuda, perwakilan Unamin, para pejabat Pemprov PBD, Ketua KADIN PBD, pengurus Ikaswara, ketua-ketua kerukunan, serta para tamu undangan lainnya.(akh)












