SORONG — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VII Kasim menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil yang dilaksanakan di Kampung Kasimle, Distrik Seget, pada Senin (21/7).
Program ini terlaksana berkat kerja sama antara RU VII Kasim dan Puskesmas Seget, yang juga menyertakan sesi sosialisasi mengenai program Keluarga Berencana. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi, kesehatan ibu dan anak, serta stimulasi tumbuh kembang balita.
Area Manager Communication, Relation, CSR & Compliance RU VII Kasim, Ferdy Saputra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap peningkatan kualitas generasi penerus.
“Melalui inisiatif ini, Kilang Kasim turut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera yang berfokus pada ibu dan anak. Kami berharap program ini mampu membawa perubahan signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan di wilayah Indonesia Timur,” ujar Ferdy.
Lebih lanjut, Ferdy menambahkan pentingnya perencanaan keluarga sebagai fondasi kesejahteraan dan pembangunan peradaban.
“Kilang Kasim percaya bahwa keluarga adalah fondasi utama masyarakat. Melalui edukasi yang tepat, kami ingin memastikan setiap keluarga di Kasimle memiliki akses terhadap informasi, layanan, dan dukungan untuk membuat keputusan terbaik bagi masa depan mereka,” tambahnya.
Dari sisi tenaga kesehatan, Wati Lapogai, perwakilan Puskesmas Seget, menyampaikan bahwa program PMT ini telah memberikan manfaat langsung kepada sejumlah warga di Kampung Kasimle.
“Pemberian Makanan Tambahan telah menjangkau 8 anak usia 0–6 bulan, 5 anak usia 6–12 bulan, 9 anak usia di atas 1 tahun, serta 4 ibu hamil. Kami harap agenda ini dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di masyarakat,” jelas Wati.
Salah satu ibu hamil penerima manfaat, Kalvina Wanma, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran program tersebut di wilayahnya yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. “Sosialisasi dan bantuan ini sangat membantu kami, terutama dengan kondisi Kasimle yang cukup jauh dari fasilitas kesehatan. Kami bersyukur Kilang Kasim menunjukkan kepeduliannya terhadap kami, para ibu dan anak-anak di sini,” ucap Kalvina.(zia)














