SORONG- Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Ir Edison Siagian memberikan teguran lisan kepara para aparatur sipil negara (ASN) yang tidak mengikuti upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila, 1 Juni 2023.
Hal ini karena dari 126 ASN di Pemprov Papua Barat Daya, yang hadir hanya 50 orang.
Pantauan Radar Sorong, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya (Eks RSUD Umum) Kampung Baru, sekitar pukul 08.00 WIT .
“Saya harap kepala dinas atau kepala-kepala biro memberikan teguran lisan kepada mereka (ASN) yang tidak hadir,”jelas Pj. Sekda Papua Barat Daya Ir. Edison Siagian dalam sambutannya.
Pj. Sekda PBD menjelaskan ini baru berupa teguran lisan sebab belum ada penetapan pejabat esalon III dan Esalon IV serta para staf.
“Kalau teguran secara tertulis mungkin belum pas oleh sebab itu diwaktu yang akan datang teguran itu harus dilakukan secara tertulis. Apalagi di upacara yang penting, apel pagi dan seterusnya,”ujarnya.
Dikatakan Pj Sekda, berdasarkan pengalamannya di Pemerintah pusat ASN yang tidak menghadiri upacara atau apel diberikan teguran tertulis hingga 3 kali teguran. Bila tidak diindahkan juga langsung diberikan sanksi.
“Sebagai ASN harus patuh terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang ada,”ungkapnya seraya menambahkan total ASN di wilayah Pemerintah PBD sebanyak 126 orang.
Mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Pj. Sekda Papua Barat Daya mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai dasar negara ,tentunya perlu menjalankan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mulai dari sila pertama hingga kelima.
“Semua aktivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan itu harus berdasarkan Pancasila dan turunannya itu dari UU dasar sampai terus kepada peraturan perundangan yang ada sehingga semua yang kita lakukan itu punya dasar. Dan dasar dari segala dasar hukum itu adalah Pancasila,”pungkasnya.(rin)















