
SORONG-Pj Wali Kota Sorong George Yarangga.A.Pi mengatakan bahwa Pancasila hingga saat ini, tetap relevan di tengah dinamika. Prinsip-prinsip Pancasila perlu dijaga dalam seluruh aktivitas negara.
“Ditengah padatnya kegiatan dalam melaksanakan tugas, mari kita sejenak berefleksi dan memahami filosofi yang menjadi nyawa negara Indonesia,” katanya usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pancasila di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (1/6).
“Melalui momen peringatan Hari Lahir Pancasila (HLP) ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila dengan memegang teguh tata krama,” ujarnya.
Dikatakan lagi bahwa Serta diselaraskan dengan budaya dan ciri khas kita sebagai orang Papua untuk terus terjalin aman, tertib dan damai. Baik dalam menjaga sikap toleransi kita antara umat beragama, antar suku dan ras, yang telah ditinggalkan oleh pendahulu kita.
“Nilai-nilai yang telah ditanamkan perlu kita jaga dengan baik dan kita lestarikan untuk generasi emas papua kedepanya,” ujarnya.
George menambahkan sebagai lembaga negara yang merupakan lini terdepan dalam menjaga nilai-nilai pancasila, khususnya dalam urusan pemerintahan dari segala aspek pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sorong.
“Sebagaimana selaras dengan tema nasional Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2023 yakni Mari kita bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global,” katanya.
Dijelaskannya bahwa Pancasila mengandung 5 nilai universal dasar, yakni Ketuhanan. Dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan, kita harus melihat dari aspek spiritualitas yang selaras dengan budaya bangsa indonesia termasuk di dalamnya adalah tanah Papua dan khususnya merupakan salah satu daerah yang memiliki penduduk yang sangat heterogen.
“Sehingga tentunya memberikan sikap toleransi kepada seluruh masyarakat untuk menjalankan iman dan kepercayaan masing dengan memberikan sikap penghargaan yang sepenuhnya,” ujarnya.
Kemanusiaan, lanjut Pj Wali Kota bahwa Kita harus mengangkat derajat manusia dan mengutamakan harkat- martabat manusia dalam kebijakan dan pelaksanaan program-program pemerintahan.
“Dalam hal ini, Pemerintah Kota Sorong Telah membuka akses pelayanan dari berbagai aspek sebesar-besarnya agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk bagi masyarakat tidak mampu melalui berbagai bentuk kebijakan dan bantuan sosial, terutama bagi mereka orang asli Papua yang terus diberdayakan untuk kesejahteraan sosial,” jelasnya.
Kemudian Kebhinekaan, kata George bahwa Indonesia mencakup seluruh pulau dan suku bangsa, perlu melihat kemajemukan tersebut sebagai satu kesatuan. Kota Sorong merupakan salah satu daerah yang sangat beragam penduduknya.
“Namun selalu terjalin persatuan dan kesatuan dengan terus memberikan warna baik melalui kreatifitas budaya, serta keanekaragaman kehidupan sosialnya yang selalu terjalin dalam kebhinekaan,” ujarnya.
Lanjutnya, Demokrasi, yakni Setiap masyarakat di kota sorong diberikan hak untuk mampu berinteraksi, bersuara, dan berpendapat untuk memberikan solusi dalam prospek pembangunan Kedepannya.
“Pemerintah Kota Sorong pada prinsipnya memberikan ruang terbuka bagi masyarakat untuk memberikan masukan-masukan positif dalam kemajuan bersama,” katanya.
Keadilan sosial, kata George sebagai pemerintah harus memperlakukan siapa pun secara setara, tanpa pandang bulu, termasuk memastikan kesejahteraan sosial masyarakat, pertumbuhan perekonomian serta memberikan keadilan bagi masyarakat dalam mendapat perhatian pemerintah dalam hal apapun.(zia)















