SORONG-Pj. Gubernur Papua Barat Daya Dr. Drs. Mohammad Musa’ad menargetkan dalam jangka waktu sepanjang bulan Januari 2023, masyarakat Kabupaten Maybrat, khususnya di daerah konflik segera dikembalikan ke kampungnya, dari tempat pengungsian.
“Hingga saat ini masih ada masyarakat yang mengungsi dari lokasi kejadian di Maybrat ke keluarganya di kabupaten tetangga seperti Kabupaten Sorong Selatan hingga Kabupaten Sorong,”jelasnya.
Sehingga dirinya meminta seluruh kepala daerah di wilayah kabupaten dan kota se Provinsi Papua Barat Daya turut serta membantu untuk bagaimana nanti masyarakat Kabupaten Maybrat ini bisa kembali ke kampungnya dengan tenang.
“Kami juga akan bicarakan dengan Pemerintah pusat untuk melihat tempat-tempat (rumah) yang tidak layak akibat bentrokan itu, bisa diberikan jaminan sehingga rumah aman dan bisa ditinggali. Tentunya juga ada jaminan keamanan bagi saudara-saudara kita,”ungkapnya.
Dikatakan M. Musa’ad pihaknya sudah melakukan rapat internal bersama semua komponen pemerintah di wilayah Papua Barat Daya, bahwa permasalahan ini menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya Pemerintah Kabupaten Maybrat.
“Kami akan berkolaborasi bersama TNI/Polri juga terkait pemulangan masyarakat. Target kami bulan Januari 2023 ini masyarakat bisa dikembalikan ke kampung asalnya, sebab kedatangan mereka ke kabupaten tetangga ini untuk berlindung,”pungkasnya.(juh)













