Lantamal XIV Sorong gelae Tabur Bunga di Perairan Sorong
SORONG-Menjelang hari Armada RI yang jatuh pada tanggal 5 Desember 2023, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong melakukan penaburan bunga di perairan Sorong, Rabu (29/11).
Kegiatan tabur bunga ini dikonsepkan dalam pelaksanaan upacara Tabur Bunga dimana Kapoksahli Koarmada III Laksamana Pertama TNI Ridwan Prawira bertindak sebagai inspektur upacara di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo (WSH) 991 yang berlabuh di perairan Sorong.
Tabur bunga itu bertujuan sebagai penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.Kapoksahli Koarmada III Laksamana Pertama TNI Ridwan Prawira menjelaskan kegiatan ini juga dilaksanakan pada seluruh jajaran TNI AL menjelang hari Armada.
Selain itu, sejumlah kegiatan lainnya juga akan dilaksanakan menyongsong hari Armada RI.”Tabur bunga ini dalam rangka kita mengenang jasa pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan. Tidak hanya hari Armada saja, pada 15 Januari 1962 ada pertempuran dasyat di laut Arafuru yang menewaskan Komandan Yos Sudarso pada saat itu akan melaksanakan intrigatasi dalam rangka pembebasan Irian Jaya Barat, itu bagian dari momentum kami laksanakan tabur bunga,” jelasnya kepada awak media, Rabu (29/11).
Kapoksahli Koarmada III berpesan kepada pemauda untuk melanjutkan perjuangan diera kemerdekaan yang sudah diraih dengan air mata darah. Generasi muda diharapkan mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif menuju Indonesia maju dan Indonesia emas 2045.

Sementara itu Ketua Harian Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Daya, Frengky Umpain menambahkan hadirnya TNI Angkatan Laut di Indonesia Timur khususnya di wilayah Sorong membawa perbedaan. Dulunya, masyarakat melihat militer adalah musuh tetapi TNI AL hadir dengan menggunakan pendekatan humanis terhadap masyarakat juga melibatkan masyarakat dalam kegiatan sosial.
“Dulu masyarakat melihat militer sebagai musuh tapi ketika kedatangan TNI AL dan berbagai kegiatannya banyak mengundang keterlibatan masyarakat, akhirnya Koarmada III dan Lantamal ini sekarang menjadi mitra masyarakat,” terangnya.
Ia berharap kehadiran TNI AL ini bisa berkontribusi membantu masyarakat. Misalnya, melalui program kegiatan berupa pelayanan sosial kepada masyarakat terus dilakukan baik masyarakat Papua yang ada di perkotaan maupun pesisir.
Dia menuturkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan TNI AL dapat menghilangkan stigma bahwa kehadiran TNI hanya memperkecil ruang gerak masyarakat.”TNI harus melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan, agar masyarakat tahu kehadiran TNI sebagai tanggung jawab negara untuk memberikan rasa aman kepada warga negara yang ada di sini,” paparnya.
Frengky berharap TNI AL khususnya Lantamal XIV Sorong terus meningkatkan pengawasan laut . Apalagi di Papua Barat Daya ini memiliki banyak potensi alam yang indah yang perlu dijaga untuk menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.(rin)














