SORONG-Pertamina Refinery Unit (RU) VII Kasim dengan program Pertamina Peduli memberikan ratusan bantuan bahan makanan (Bama) atau sembako serta perlengkapan bayi.
Dari Pantauan Radar Sorong, Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Area Manager Communication, Relations, CSR & Compliance Pertamina RU VII Kasim, Dodi Yapsenang didampingi Kabid Media Eksternal Serikat Pekerja Pertamina RU VII Kasim, Frans Raweyai kepada Relawan yang bertugas menerima bantuan di Posko Bantuan Korban kebakaran Pasar Baru, Wisye, Jumat (24/3).
“Kita Pertamina RU VII Kasim berikan 200 paket bantuan. Untuk 100 paket berupa sembako dan 100 paket berupa kebutuhan anak dan balita. Kita berikan bahan makanan dewasa seperti telur, beras, gula, minyak goreng. Kalau untuk anak-anak ada susu, bubur bayi, selimut,” katanya usai menyerahkan bantuan.
Dodi, mengaku bahwa Pertamina RU VII KASIM khususnya para pimpinan serta karyawan turut berdukacita atas musibah kebakaran di Pasar Baru tersebut. Menurutnya, karena ini merupakan bencana yang bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja.
“Sebagai manusia kami prihatin, Pertamina selalu peduli terhadap kejadian-kejadian bencana di manapun yang ada. Kami berusaha turun secepat mungkin bersama-sama membantu meringankan kejadian musibah yang terjadi pada lokasi tersebut,” tegasnya.
Kemudian, Kabid Media Eksternal Serikat Pekerja Pertamina RU VII Kasim, Frans Raweyai, menambahkan bahwa Serikat Pekerja juga peduli terhadap warga yang menjadi korban kebakaran.
“Kami sangat peduli terhadap korban-korban. Mungkin bantuan ini tidak seberapa. Kami memberikan bantuan perlengkapan sholat untuk para orang tua untuk bapak dan ibu serta perlengkapan mandi. Semoga bermanfaat bagi para korban,” katanya.
Sementara itu, Relawan yang bertugas menerima bantuan di Posko, Wisye, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pertamina RU VII Kasim.
“Kami menyampaikan terima kasih, kami senang sekali mendapatkan bantuan dari Pertamina RU VII Kasim. Dengan bantuan ini dapat mengurangi beban warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Untuk bantuan langsung kami salurkan, sementara makanan itu kita masak di dapur umum. Data di kami ada 82 rumah dan warga 300 orang,” pungkasnya.(zia)













