
SORONG-Dalam rangka mendukung Penurunan Prevalensi Stunting di Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Daya (PBD) melakukan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Vega Hotel Kota Sorong, Jumat (6/10).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi PBD, Beatriks Msiren mengatakan bahwa Kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya pendamping keluarga harapan merupakan tenaga kesejahteraan sosial yang ada di garda terdepan di distrik untuk melakukan pemetaan di bidang kesejahteraan sosial, khususnya dalam penangan kemiskinan dan stunting.
“Dengan pendampingan program keluarga harapan, yang mana pendamping keluarga harapan inilah yang sejatinya akan memberikan edukasi dan pelayanan dalam memberikan dorongan. Terutama bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial khususnya ibu menyusui, anak dalam mengkonsumsi makanan bergizi, lanjut usia, disabilitas serta anak yang perlu pemenuhan gizi yang baik,” katanya.
“Dalam pertumbuhan, dalam pendidikan sehingga memiiki kecerdasan yang memadai. Khususnya dalam penanganan kemiskinan ekstrim dan stunting, yang ada di kampung dan kelurahan. Untuk itu dibutuhkan ketersediaan sumber daya manusia yang unggul di kelurahan di provinsi papua barat daya di masa depan,” sambungnya.
Lanjutnya, Oleh sebab sesuai dengan kebijakan Kementerian Sosial RI dalam hal kontribusi program keluarga harapan (PKH) dalam Pencegahan stunting, maka dibutuhkan kolaborasi antar provinsi, kabupaten/ kota serta para pimpinan OPD yang terkait dengan penanganan kemiskinan ekstrim dan stunting dapat bekerja sama dalam penanganan secara menyeluruh, penanganan kemiskinan ektrim dan stunting yang ada di kecamatan, kampung dan kelurahan.
“Kolaborasi tersebut dilakukan dalam rangka intervensi pencegahan stunting bagi keluarga penerima manfaat pkh melalui kegiatan pertemuan peningkatan kapasitas keluarga (P2K2) atau family development session (FDS) modul kesehatan dan gizi,” pungkasnya.(zia)















