• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 22 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Pemekaran PBD Tinggal Selangkah Lagi

by admin
14 Maret 2022
in Berita Utama
0
Pertahankan Pancasila dari Generasi ke Generasi

Julian Kelly Kambu, ST, M.Si

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kelly Kambu : Kalau PBD Hari Ini Dimekarkan, Masyarakat Menyambutnya Dengan Suka Cita-Goyang Yospan

SORONG – Wakil Jetua I Panitia Pemekaran Papua Barat Daya, Drs. Adrian Howay,MM mengatakan, proses pemekaran Provinsi Papua Barat Daya tinggal selangkah lagi. Kepada wartawan, Minggu (13/3), Adrian Howay menjelaskan bahwa akhir Januari 2022 pemekaran PBD telah dibahas oleh DPR RI Komisi II, dan kini prosesnya sudah sampai di tingkat penandatangan Amanat Presiden RI, yang artinya pemekaran Papua Barat Daya sudah menjadi urusan pemerintah. Karena itu, ia menghimbau masya­rakat Sorong Raya tidak ­melakukan aksi yang ­mendesak pemerintah pusat. 

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
57
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
125
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30

”Kami pada prinsipnya diarahkan oleh pemerintah untuk tetap bersabar karena sudah berproses. Artinya kami tim pemekaran tidak perlu melakukan gerakan sana-sini, hanya mengikuti arahan dari pemerintah pusat,” jelas Adrian Howay. ”Dalam kesempatan ini, kami mengharapkan masyarakat di Sorong Raya tetap bersabar karena Provinsi Papua Barat Daya sudah selesai tinggal menunggu proses karateker dan pengumuman. Harapannya, sudah terjadwal dan diagendakan pemerintah, kemungkinan dalam waktu dekat ini sudah diumumkan dan pelantikan karateker Gubernur Papua Barat Daya,”ujarnya.

Adrian Howay mengimbau agar masyarakat Sorong Raya tetap tenang untuk siap menyambut hadirnya Provinsi Papua Barat Daya. Tidak perlu ada gerakan atau membentuk kelompok untuk mendesak pemerintah, karena pemerintah sudah mengagendakan dalam waktu dekat ini. ”Intinya, perjuangan kita yang lama telah selesai dan tahun 2022 Provinsi Papua Barat Daya hadir,”terangnya.

Sementara itu, intelektual Papua Barat yang juga Juru Bicara Tim Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu,ST menyatakan, pemekaran provinsi di Tanah Papua adalah amanat UU Otsus pasal 76, dan terlebih khusus lagi di pasal 1 point 2 yang berbunyi otonomi khusus adalah kewenangan khusus yang  diakui, dan diberikan kepada provinsi Papua untuk mengatur dan mengurus  kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dan hak dasar masyarakat Papua. 

“Dalam konteks inilah yang diterjemahkan dan diperjuangkan masyarakat Papua yang berada di wilayah Papua Barat yang sejak tahun 2006 sudah bergulir, bahkan waktu itu hendak deklarasi pembentukan provinsi kami dianggap kelompok separatis, kami juga bingung, tapi itu tidak mematahkan semangat juang kami untuk mau melihat perubahan menuju kesejahteraan,” tegasnya. 

Menurutnya, pemekaran adalah solusi untuk menjawab tantangan pembangunan di tanah Papua yang medannya begitu rumit, gunung-gunung dan lembah-lembah yang penuh misteri. “Kita mau bangun jalan sampai ke lembah, sampai ke gunung, butuh anggaran besar dan kita tidak bisa hanya mengharapkan dana otonomi khusus. Karena itu, kita harus mengatur tanah Papua dengan konsep pemekaran. Pemekaran daerah itu tidak salah, yang salah itu yang mengelola pemekarannya,” tegasnya.

Tanah Papua selalu dibilang raksasa yang sedang tidur, luasnya 3,5 kali pulau Jawa. Sebenarnya konsep pemakaran itu sudah didorong sejak tahun 70-an dan 80-an saat gubernurnya Acub Zainal, Isak Hindom, Barnabas Suebu, Jacob Patippi, tapi ada dua indicator yang selalu membatalkan keinginan pemekaran sejak dulu yakni alasan keterbatasan anggaran dan factor jumlah penduduk. “Sampai kapan kita harus menunggu kalau ini terus yang jadi alasan, tidak akan ada pemekaran di Papua bila hal-hal klasik ini yang jadi alasan. Padahal dunia ini kian hari kian maju, untuk kita mendorong kemajuan di tanah Papua, mempercepat pertumbungan dan mengangkat kesejahteraan masyarakat, mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua, maka pemekaran perlu dilakukan,” tegasnya.

Dalam pemekaran provindi di tanah Papua, Kelly mengharapkan pemerintah pusat mengacu pada UU Otsus. “Aspirasi masyarakat lebih penting, bukan berdasarkan kepentingan elit atau tekanan dari pusat. Kami juga bertanya kepada pemerintah pusat, dasar apa menjatuhan pemekaran 3 provinsi di Papua, harus dijelaskan. Pengambilan kebijakan itu kan perlu kajian, kalau sekarang ramai ditolak, kita melihat karena kebijakannya dipaksakan dari pusat.  Seharusnya pemerintah pusat melihat daerah yang sudah siap didahulukan untuk dimekarkan. Pemerintah pusat harus melihat di Papua itu ada aspirasi masyarakat yang memperjuangkan pemekaran daerahnya menjadi provinsi dan sudah lama bergulir, semua proses tahapan sudah dilakukan dan sudah siap, seharusnya ini yang didahulukan, bukan malah memaksakan pemekaran provinsi yang daerah atau masyarakatnya belum siap,” tegasnya lagi.

Kelly meyakini jika pemerintah pusat mengesahkan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, tidak akan ada gejolak seperti yang terjadi di Papua, yang ada malah masyarakat menyambutnya dengan suka cita, goyang yospan.  “Kita berharap kepada partai-partai politik, Menkopolhukam, Mendagri, dan semua stakeholder terkait, agar Papua Barat Daya diakomodir dalam kebijakan pemerintah untuk pemekaran provinsi di tanah Papua. Kalau pemerintah mekarkan tiga provinsi, salah satunya harus Provinsi Papua Barat Daya. Kami yakin, dalam waktu dekat Papua Barat Daya akan diakomodir, seluruh kekuatan untuk yospan akan digerakkan ke Jakarta,” pungkasnya. (juh/ian)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Bansos Rp 600 Ribu Bukan Hoax

Next Post

Siap Siaga, Kemensos Hadirkan Lumbung Sosial

Related Posts

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
57
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
125
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
83
Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya

12 September 2026
43
Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa
Berita Utama

Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa

11 September 2026
164
Next Post
Siap Siaga, Kemensos Hadirkan Lumbung Sosial

Siap Siaga, Kemensos Hadirkan Lumbung Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

22 September 2026
HUT ke-21, LPS Road Show Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

HUT ke-21, LPS Road Show Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

22 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!