• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 24 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Peluang Emas Studi di Amerika dengan Beasiswa Yseali

by admin
23 Oktober 2021
in Berita Utama
0
Peluang Emas Studi di Amerika dengan Beasiswa Yseali

Peserta YSEALI Academic Fellow 2021 asal Sorong Christin Chatrin Nebore saat diwawancari Radar Sorong.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dua Perwakilan Papua Barat Lolos Beasiswa Yseali

SORONG – Program Beasiswa Yseali memberikan peluang emas bagi mahasiswa maupun calon pemimpin masa depan Indonesia, khususnya Papua Barat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Yseali yang akan berkesempatan belajar maupun bekerja di Amerika Serikat.

Program beasiswa Yseali terbagi menjadi dua yakni program Yseali Professional Fellows untuk usia 25-35 tahun yang memberikan kesempatan bagi calon pemimpin masa depan untuk bekerja di Amerika Serikat selama 5 minggu, program Yseali Academic Fellow bagi mahasiswa sarjana atau yang baru lulus berusia 18 hingg 25 tahun, berkesempatan belajar selama 5 minggu di Perguruan Tinggi atau Universitas di Amerika Serikat

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30

Assistant Cultural Affairs Officer Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Mr. Leo Jilk menjelaskan program YSEALI diluncurkan sejak tahun 2013 dan telah merangkul sebanyak 841 leaner Yseali dari Indonesia dan 11 Alumni yang paling berbakat yang berasal dari Provinsi Papua Barat. ”Rata-rata, alumni program Yseali berdomisil di Sorong, Manokwari dan Kabupaten Raja Ampat. Saat ini (Tahun 2021) kami sangat beruntung memiliki 2 perwakilan dari Papua Barat yang bergabung untuk mendiskusikan pengalaman selama program Yseali,” jelasnya kepada Radar Sorong.

Leo mengungkapkan, Yseali adalah program khusus dari Pemerintah AS untuk memperkuat pengembangan kemampuan kepemimpinan dan jaringan bagi para pemimpin muda di Asia Tenggara melalui berbagai program, Yseali juga sebagai upaya memperkuat hubungan antara AS dan Asia Tenggara dan membina komunitas pemimpin yang bekerja lintas batas untuk memecahkan masalah bersama. ”Program yang disponsori AS ini menunjukkan komitmen pemerintah AS untuk memperkuat hubungan diantara 1 Milliar orang dari AS dan kaum Muda di Asia Tenggara. Program Yseali berbeda dari program lainnya karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk membangun dan memperluas proyek jaringan melalui peluang ini,”ujarnya.

Program beasiswa Yseali ini, tambah Leo, akan menanggung semua biaya peserta termasuk biaya perjalanan Internasional, program virtual, tunjangan perjalanan, administrasi program, perjalanan domestik, kegiatan, surat-menyurat, tempat tinggal, biaya hidup dan masih banyak lagi. ”Setelah selesai dari program, kami tidak membiarkan alumni sendirian, kami terus mendorong alumni untuk ambil bagian, tidak hanya dalam jaringan Yseali tapi juga jaringan alumni AS lainnya dan biasanya bisa kami libatkan ke program-program atau event,”paparya.

 Peserta YSEALI Professional Fellow 2021 asal Sorong, Direktur/Chief Medical Officer dari Anak Sehat Persada Foundation, Dr. Ryan Putra Kurniawan, mengatakan program Yseali memberikan peluang yang sama bagi anak muda di Indonesia Barat maupun di wilayah Indonesia Timur. Dimana, untuk bergabung dalam program Yseali sangatlah mudah. ”Persyaratannya pertama  usia, KTP dan dokumen lainnya yang pasti dimiliki oleh setiap warga Negara. Kemampuan berbahasa inggris dan bukti bahwa selama di Papua memiliki dampak yang besar ke masyarakat,”ujarnya.

Ryan menceritakan pengalaman saat ia mulai mendaftarkan diri sebagai peserta Yseali, dimana Ryan dibantu oleh temannya sehingga bisa lolos dari rangkaian tes. Setelah dinyatakan lulus, Ryan bingung apa hal pertama yang harus ia siapkan dan dirinya lakukan. Persyaratan berbahasa inggris memang ada, namun penilaian terkait Toefl dan Ielts bukan hal yang menjadi pertimbangan. ”Namun yang dilihat dari tim Yseali justru kehadiran kita di kota ini apakah memberikan dampak yang luas bagi masyarakat dan dapat menjadi utusan yang bisa membawa perubahan. Saya ambil tema Keterlibatan Masyarakat,”ujarnya. 

Meskipun ia belum bisa berangkat ke Amerika lantaran situasi pandemi Covid-19, Ryan tetap senang lantaran komitmen tim Yseali Amerika mengisi waktu peserta dengan pertemuan online untuk memberikan rangakaian kursus menarik seperti leadership, pembuatan proposal yang baik pada tingkat internasional dan  bagaimana cara untuk berkomunikasi.  ”Ada 2 prestasi yang sudah saya capai ketika saya tembus program Yseali, pertama saya mendapatkan dana Hibah dari Bulapi Sorong untuk membuat program. Kedua, saya  mengambil S3 dengan beasiswa LPDP dan diterima di Universitas Harvard,”terangnya  Ryan sangat berharap anak muda Papua jangan membatasi diri tetapi harus mencoba. Jika membutuhkan pembimbing Ryan dan Chrustina siap membantu.

Peserta YSEALI Academic Fellow 2021 asal Sorong Christin Chatrin Nebore, (Mahasiswi), mengatakan program Yseali merupakan Platform yang tepat untuk anak muda dalam mengembangkan skill kepemimpinan, khususnya menjadi penunjang kepemimpinan perempuan timur untuk menjadi generasi muda dan juga agen perubahan yang sudah siap untuk menghadapi tantangan global. ”Dalam program ini saya mengambil tema Keterlibatan Masyarakat, karena akan berdampak bagi kesejahteraan kemaslahatan masyarakat. Saya sendiri baru pertama kali mendaftar di Juni 2021 dan dinyatakan lolos Agustus 2021,’paparnya.

Ia bersyukur meski dalam keadaan pandemi dan belum bisa dipastikan kapan berangkat, pertemuan virtual  tetap terlaksana dan sangat inspiratif. Layaknya perkuliahan di Indonesia, ia diberikan banyak sumber referensi untuk dipelajari dan setiap kali memulai pertemuan virtual peserta selalu ditanyai kabar. ”Pertemuan ini tidak membuat saya bosan, tetapi justru meningkatkan rasa penasaran saya bahwa hal baru apalagi yang akan kami pelajari di setiap minggunya. Dalam mengikuti program ini saya tidak hanya mewakili pribadi saya tetapi ada banyak anak dan perempuan Papua yang bergantungkan harapannya kepada saya dengan ekspektasi bahwa dengan mengikuti program ini saya dapat memberikan kontribusi masyarakat khususnya di Kota Sorong,”pungkasnya. (juh)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Vaksinasi di Kota Belum Maksimal

Next Post

HSN 2021, Santri jadi Pelopor Kesatuan

Related Posts

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
61
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
130
MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga
Berita Utama

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  2.242 Peserta Siap Berlaga

13 September 2026
30
Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua
Berita Utama

Pawai Taaruf MTQ XXXI, Gubernur Papua Barat Daya Ikut Jalan Kaki dan Serahkan Mahkota Papua

12 September 2026
83
Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Berikan Support, Gubernur Kunjungi Kafilah Papua Barat Daya

12 September 2026
43
Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa
Berita Utama

Panitia MTQ Nasional XXXI Kagumi Kafilah Papua Barat Daya, Haerudin : Keren dan Luar Biasa

11 September 2026
164
Next Post
Di Pasmar 3, Tiga Jabatan Strategis Sertijab

HSN 2021, Santri jadi Pelopor Kesatuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Rapimprov KADIN PBD Bahas Investasi, Pariwisata, Hilirisasi hingga Penguatan UMKM

Rapimprov KADIN PBD Bahas Investasi, Pariwisata, Hilirisasi hingga Penguatan UMKM

24 September 2026
Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

23 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!