
SORONG – Sokhib Naim, SH, MH yang akrab dipanggil Mas Blangkon telah mendaftarkan diri sebagai calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Provinsi Papua Barat Daya di KPU Provinsi Papua Barat Daya (PBD), di Hotel Luxio Jl. Basuki Rahmat Km 12, Kamis (11/5).
Shokib Naim bersama rombongan diterima Plt. Ketua KPU PBD Fatmawati, S.PdI, Plt. Komisioner KPU PBD Abdul Muin Salewe, S.Hut dan Plt. Bawaslu PBD. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dokumen milik Sokhib Naim, baik kelengkapan maupun kesesuaian antara hard copy dengan dokumen digital. Setelah beberapa menit dilakukan pemeriksaan, Fatmawati menyatakan bahwa dokumen lengkap dan sesuai.
Sementara itu, Sokhib Naim mengatakan bahwa, di dalam mekanisme pendaftaran paling tidak ada 3 tujuan alasan dirinya mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya.
Pertama, ia ingin memberikan manfaat yang lebih besar lagi pada masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya.
“Hidup ini adalah pengabdian, jadi kalau kita sebagai manusia ibarat pepatah mengatakan bahwa kalau gajah mati itu meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, maka manusia tentunya meninggalkan amal baik atau nama baik di antara kita sebagai manusia. Jadi itu tujuan saya yang pertama,” tegasnya.
Kemudian tujuan yang kedua motivasi Shokib Naim adalah Papua Barat Daya merupakan provinsi yang paling muda, tentunya masih banyak yang harus dibenahi dan harus diperbaiki serta disempurnakan terutama terkait masalah penanganan pendidikan, kesehatan, kemudian infrastruktur.
“Kalau memang terpilih sebagai anggota DPD, maka aspirasi itu nanti akan saya sampaikan di pusat agar cepat dibantu prosesnya,” ujar pria yang sudah 15 tahun mengabdi sebagai dosen dan juga sebagai advokat itu.
Sehingga Papua Barat Daya yang baru ini bisa bersaing dengan provinsi-provinsi yang lain. Tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.
Tapi kata Sokhib kesejahteraan itu tidak mungkin akan didapat manakala keamanan dan ketertiban belum maksimal. Oleh karena itu nanti kalau Mas Blangkon duduk di Senayan tentunya koordinasi itu akan lebih cepat kepada pimpinan-pimpinan TNI dan Polri untuk menjamin keamanan di Papua Barat Daya sehingga masyarakatnya bisa leluasa untuk mencari nafkah di manapun itu berada.
“Sebagai calon tentunya saya hanya berusaha untuk mencalonkan diri, tapi kalau Allah takdirkan itu semua Insya Allah akan saya wujudkan. Saya optimis 100% , karena saya pakai blangkon. Filosofinya blangkon itu adalah siap pakai. Jadi kalau misalnya nanti saya ditakdirkan untuk menjadi anggota DPD, saya siap untuk mengemban amanah itu untuk menjadi pelayan bagi masyarakat,” terang pria 46 tahun yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum Ikaswara Kota Sorong itu.
Sementara itu, Plt. Ketua KPU Papua Barat Daya, Fatmawati menyampaikan bahwa dokumen yang diterima telah diperiksa dan dianggap sesuai serta lengkap.
“Selanjutnya kami akan melakukan verifikasi administrasi baik fisik maupun digital terkait keabsahan,” terangnya.(zia/akh)













