AIMAS – Sebanyak 36 siswa SLTA sederajat dari 6 distrik di Kabupaten Sorong lolos menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, (17/8) mendatang.
Dari 36 calon Paskibraka yang lolos seleksi, 30 diantaranya akan bertugas di Kabupaten Sorong dan 6 sisanya akan melaksanakan tugasnya sebagai Paskibraka di Provinsi Papua Barat Daya. Sebelum bertugas pada hari yang ditentukan, seluruh calon Paskibraka akan dilatih dan ditempa selama sebulan.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sorong, Adrie Timban mengatakan, proses seleksi calon Paskibraka dilaksanakan sesuai dengan pedoman dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai penanggungjawab.
Untuk di Kabupaten Sorong, proses seleksinya dilakukan oleh tim teknis daerah melalui kerjasama Dinas Pariwisata dan Badan Kesbangpol Kabupaten Sorong.
“Proses seleksi kami lalsanakan sesuai dengan pedoman BPIP selaku penanggungjawab. Dilakukan dari tingkat sekolah dan naik ke tingkat distrik. Kemudian terpilihlah sebayak 36 orang yang hari ini mengikuti pembukaan pelatihan,” terang Kepala Kesbangpol.
Adrie menyebutkan, nantinya seluruh calon Paskibraka akan mengikuti proses latihan intensif bersama anggota Polres Sorong dan anghota Brimob.
“Selaku tim teknis kami juga sudah menjalin komunikasi dengan Kapolres Sorong. Dimana nanti para calon Paskibraka akan dilatih oleh anggota Polres Sorong dan Brimob,” imbuhnya.
Kepada para calon Paskibraka, Adrie berpesan agar dapat mengikuti proses latihan dengan serius dan disiplin. Sebab menjadi anggota Paskibraka merupakan amanah dari negara yang diimpikan banyak orang.
“Banyak yang mengikuti seleksi, tapi pada akhirnya hanya mereka yang lolos. Artinya mereka adalah orang-orang terbaik yang terpilih untuk menunaikan tugas negara ini. Saya harap mereka bisa serius dan disiplin mengikuti proses latihan,” tandasnya. (ayu)













