












SORONG – Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menggelar Bhakti Sosial, Simposium dan Workshop, Pengobatan Gratis Penyakit Kulit dan Kelamin, serta Peremajaan Kulit (Peeling).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj Gubernur Papua Barat Daya (PBD) diwakili Staf Ahli Bidang Otonomi Khusus, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP, di Aimas Convention Centre (ACC), Kamis (20/7).
Dalam acara pembukaan itu dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi PBD Hj. Andar Aryani, SH, MH, Kepala Dinas Kesehatan PBD Dr. Naomi Netty Howay, SKM, M.Kes, Ketua IDI diwakili dr. Panky, Sp. An., Direktur RSUD Kabupaten Sorong dr. Theo Mansa, Sp. B, KBD, Kepala Departemen Dermatologi dan Venereologi FK Unhas Dr.dr. Khairuddin Djawad, Sp.KK (K), FINSDV, FAADV, Ketua Program Studi Departemen Dermatologi dan Venereologi FK Unhas Dr.dr. Siswanto Wahab, Sp.KK (K), FINSDV, FAADV; Guru Besar Departemen Dermatologi dan Venereologi FK Unhas Prof.Dr.dr. Farida Tabri, Sp.KK (K), FINSDV, FAADV, dan Prof.Dr.dr. Anis Irawan Anwar, Sp.KK (K), FINSDV, FAADV; Sekretaris Departemen Dermatologi dan Venereologi FK Unhas dr. Asnawi Madjid, Sp.KK., serta sejumlah pejabat lainnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi PBD, Hj. Andar Aryani, SH, MH dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa, ia selaku Ketua PKK PBD merasa perlu untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan Bhakti Sosial yang digelar oleh Pemprov PBD bekerja sama dengan Departemen Dermatologi dan Venereologi FK Unhas.”Kami rasa PKK Papua Barat Daya harus mendukung program-program yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, sehingga kami terlibat mensukseskan bhakti sosial yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan Universitas Hasanuddin. Kami ucapkan terimakasih kepada bapak profesor yang di tengah kesibukannya masih memperhatikan kami di Papua Barat Daya. Terimakasih juga kami sampaikan kepada para dokter atas kesempatan waktunya untuk meningkatkan kesehatan kulit dan kelamin, terimakasih juga kepada pengurus PKK kabupaten/ kota,” terangnya.
Dikatakan pula bahwa karena peserta ditentukan hanya 120 orang maka pihaknya menghadirkan 120 orang saja.
“Program ini sesuai dengan 10 Program Pokok PKK khususnya bidang kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur PBD yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Otonomi Khusus, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP, dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa, atas nama Pemprov PBD dan Pemkab Sorong mengucapkan selamat datang kepada tim dari Unhas di Papua Barat Daya. “Kegiatan ini memberi spirit dan manfaat bagi kami di Provinsi Papua Barat Daya.
Motto thema sentral Provinsi Papua Barat Daya yaitu Papua Barat Daya sehat, cerdas, produktif dan unggul. Ini thema yang strategis dan tepat,” ujar Moso yang juga sehari-hari sebagai Pj Bupati Sorong.
Pihaknya juga memberikan apresiasi dan terimakasih yang tinggi atas perjanjian kerja sama antara Pemprov PBD dan Unhas yang dilaksanakan beberapa hari lalu dan hari ini sebagai wujud perjanjian itu.
Hari ini kegiatan simposium dan bakti sosial tentunya merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia berharap dengan jumlah rumah sakit, puskesmas, pustu, dokter, dokter spesialis, perawat, bidan yang saat ini masih terbatas dapat segera terpenuhi.
“Bapak Pj Gubernur ingin Rumah Sakit John Piet Wanae menjadi rumah sakit rujukan. Ini agar dapat dijabarkan oleh Dinas Kesehatan untuk mendorong type-nya naik dari Type C ke Type B,” harapnya.
Dikatakan pula bahwa, pada kegiatan workshop kita harap mendapat ilmu untuk kesehatan kulit dan kelamin.”Kegiatan ini agar diserap ilmunya bagi perawat, bidan dan dokter di sini. Kegiatan ini sangat penting. Kami ucapkan terimakasih kepada Rektor Unhas, dekan, kaprodi, profesor dari Unhas, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua. Juga terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Daya dengan program kolaborasi dan terintegrasi hari ini,” terangnya.
Dikatakan pula bahwa PKK merupakan ujung tombak mitra pemerintah daerah untuk menangani bidang kesehatan, salah satunya menangani stunting.”Ini sebuah kemajuan yang luar biasa. Provinsi ini kita harapkan lebih maju dan sejahtera. Provinsi ini memiliki SDM dan infrastruktur yang luar biasa,” tegasnya.(akh)















