• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Rabu, 26 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Lindungi Keanekaragaman Hayati, Dinas LH PBD Gelar FGD

by REDAKSI
21 Mei 2026
in Sorong Raya
0
Lindungi Keanekaragaman Hayati, Dinas LH PBD Gelar FGD
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG– Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua Barat Daya Dr Suardi Thamal, MM membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Profil dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Papua Barat Daya di Vega Prime Hotel, Kamis (21/5/2026).

Suasana FGD yang digelar Dinaa LH Papua Barat Daya. (Rosmini/RadarSorong)

Dalam sambutannya pada pembukaan FGD yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Gubernur mengatakan, Provinsi Papua Barat Daya merupakan wilayah yang dianugerahi kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa.

Berita Terkait

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
27
PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

9 Agustus 2026
24
PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

8 Agustus 2026
11

Hutan tropis, kawasan pesisir dan laut, ekosistem mangrove, terumbu karang, hingga berbagai flora dan fauna endemik menjadi kekuatan ekologis yang sangat penting, tidak hanya bagi masyarakat Papua Barat Daya, tetapi juga bagi Indonesia dan dunia.

ADVERTISEMENT

“Kekayaan tersebut harus dipandang sebagai amanah yang wajib kita jaga bersama. Di tengah meningkatnya tekanan pembangunan, perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali, maka diperlukan arah kebijakan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan dalam pengelolaan keanekaragaman hayati,”ujar Gubernur melalui Asisten I, Suardi Thamal.

Karenanya, penyusunan Profil dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati ini menjadi sangat strategis sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Dokumen ini diharapkan mampu memetakan potensi, tantangan, serta langkah-langkah perlindungan dan pemanfaatan sumber daya hayati secara bijaksana demi kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memiliki komitmen untuk mendorong pembangunan yang harmonis antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Diingatkan oleh Gubernur, pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian alam dan hak-hak masyarakat adat yang selama ini hidup berdampingan dengan alam secara arif dan turun-temurun.

“Karena itu, saya berharap forum ini dapat menghasilkan masukan yang konstruktif, berbasis data ilmiah, pengetahuan lokal, serta aspirasi masyarakat adat sebagai bagian penting dalam penyusunan dokumen yang komprehensif dan implementatif,”tandas Gubernur. Di Forum FDG ini, Gubernur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kekayaan hayati di Papua Barat Daya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly, ST, M.Si menjelaskan, dalam penyusunan Profil dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Papua Barat Daya, di seluruh Indonesia ada empat provinsi yang dijadikan sampel yakni Aceh, Jawa Timur, Kalimantan, dan Papua Barat Jaya.

“Pentingnya kenekaragaman hayati ini perlu kita buat dalam sebuah rencana induk untuk mendukung rencana pembangunan. Jadi, terhadap dengan berbagai permasalahan yang ada, sentangan perubahan iklim, polusi, kemudian hilangnya sebagainya kenekaragaman hayati,”ujarnya.

Hal ini merupakan tiga isu lingkungan global yang harus disiasati, diambil langkah-langkah strategis untuk bagaimana menyelamatkan kenekaragaman hayati.

“Kita menjaga kenekaragaman hayati ini sebagai harta kita, harta karun kekayaan kita untuk generasi yang akan datang,”ujar Kadis LH Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu.

Dikatakan Kelly Kambu yang biasa disapa Pace Lingkungan, dengan adanya tekanan pembangunan yang begitu cepat, jangan sampai pembangunan itu kemudian mengabaikan kenekaragaman hayati yang dimiliki oleh Tanah Papua, khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat Daya

SORONG- Kenekaragaman hayati yang tertinggi di seluruh dunia berdasarkan hasil kajian itu ada di Tanah Papua, dataran Papua sampai dengan Papua Nuigini khususnya Papua Barat Daya.

“Memang kalau kita mau lakukan semuanya mungkin butuh waktu. Tetapi minimal harta kekayaan kenekaragaman hayati kita yang sudah ada, itu perlu didokumentasikan. Kemudian dibuat rencana induk pengelolaan untuk kita nanti overlay dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah, jangka panjang di wilayah Papua Barat Daya, yang akan dilihat juga dengan rencana serta ruang wilayaH,”jelasnya.

Sehingga kalau ada kenekaragaman hayati yang perlu dilindungi atau perlu dijaga, strategi apa yang perlu intervensi kebijakan untuk melakukan tindakan pengelolaan terkait dengan perlindungan dan pengelolaan kenekaragaman hayati yang dimiliki oleh Provinsi Papua Barat Daya.

Lanjut dikatakan oleh Kadis LH Papua Barat Daya, bahwa kekuatan keanekaragaman hayati ada sinergi, sinkron dengan bagaimana menata masyarakat hukum adat.

Perdasus masyarakat hukum adat merupakan bagian yang akan disinergikan menjadi sebuah kekuatan untuk bagamana membangun kehidupan masyarakat hukum adat tapi juga bagaimana menjaga kekayaan keanekaragaman hayati yang dimiliki sebagai daya tarik.

“Bisa saja sebagai daya tarik wisata, kemudian bisa saja jadi pemancik untuk mendatangakan investor di sektor lingkungan misalnya, sehingga masyarakat itu bisa merasakan dampak langsung dari kehadiran investasi dibidang ekologi,”terang Kelly Kambu.

Kita bisa menjual itu dan orang yang data tertarik dengan karta kekayaan keanekaragaman hayati kita. Jangan sampai ini akan punah, atau hilang.. (ros)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Dua Malam Operasi KRYD, Polisi Sita 26 Motor Diduga Curian dan 4 Sajam

Next Post

Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi dari Papua

Related Posts

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM
Sorong Raya

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
27
PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum
Sorong Raya

PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

9 Agustus 2026
24
PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong
Sorong Raya

PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

8 Agustus 2026
11
Kodaeral XIV Gelar Baksos dan Bakkes, Sasar Ratusan Masyarakat di Pulau Kasim
Sorong Raya

Kodaeral XIV Gelar Baksos dan Bakkes, Sasar Ratusan Masyarakat di Pulau Kasim

4 Agustus 2026
44
Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik
Berita Utama

Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik

20 Juli 2026
18
Kapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Festival Rakyat 2026
Berita Utama

Kapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Festival Rakyat 2026

14 Juli 2026
27
Next Post
Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi dari Papua

Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi dari Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

26 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Dukung Satgas BBM, Pengawasan Subsidi Dilakukan Bersama

Pertamina Patra Niaga Dukung Satgas BBM, Pengawasan Subsidi Dilakukan Bersama

26 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!