SORONG — Aparat gabungan dari Polda Papua Barat Daya, Polresta Sorong Kota, dan Polsek Sorong Timur menggencarkan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama dua malam berturut-turut sejak 19 Mei 2026. Operasi yang menyasar titik rawan begal dan pencurian kendaraan bermotor itu membuahkan hasil dengan diamankannya 26 unit sepeda motor yang diduga hasil curian serta empat bilah senjata tajam.
Operasi dilakukan hingga dini hari dengan pola patroli mobile, razia kendaraan, pemeriksaan identitas pengendara, hingga penertiban aktivitas masyarakat di kawasan yang dianggap rawan kriminalitas jalanan di wilayah Kota Sorong.
Dari hasil penyisiran di sejumlah lokasi, aparat menemukan puluhan kendaraan bermotor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Seluruh kendaraan kini diamankan di Mapolsek Sorong Timur untuk proses penyelidikan dan verifikasi lebih lanjut.
Selain kendaraan diduga hasil curian, polisi juga menyita empat senjata tajam berupa dua parang, satu sangkur, dan satu pisau dari sejumlah orang yang diperiksa saat operasi berlangsung. Penyitaan dilakukan untuk mencegah potensi aksi kekerasan dan gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Langkah pengetatan patroli dan razia tersebut dilakukan menyusul meningkatnya keresahan warga terhadap maraknya aksi begal dan curanmor di Kota Sorong dalam beberapa waktu terakhir. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan sekaligus memberi efek cegah terhadap tindak kriminal lainnya.
Dalam operasi itu, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hari. Warga diminta tidak melintas sendirian di lokasi sepi, memastikan kendaraan terkunci aman, dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Kepolisian turut meminta masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk mendatangi Mapolsek Sorong Timur guna mengecek kendaraan yang telah diamankan. Proses pencocokan akan dilakukan dengan menunjukkan dokumen resmi seperti STNK dan BPKB.Polda Papua Barat Daya menegaskan Operasi KRYD akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menekan angka kriminalitas dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Kota Sorong dan sekitarnya.(*)















