Terdapat 79 Sasaran Pengerjaan Fisik di pulau Soop
SORONG-Guna menjalankan arahan Wakil Presiden Ma’aruf Amin terkait percepatan pembangunan ekonomi di Papua dengan pendekatan pembagunan humanis. Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong terlibat dalam program nasional bakti Papua Lantamal XIV tahun anggaran 2023. Sebanyak 79 sasaran pengerjaan fisik di Pulau Soop.
Komandan Lantamal XIV Sorong, Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo menjelaskan Satgas Lantamal XIV dalam melaksanakan program nasional Bakti papua tahun anggaran 2023 mengambil lokasi kegiatan di pesisir yaitu di pulau Soop, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong.
“Kami memilih pulau Soop karena termasuk pulau terluar dari kota penyangga atau Kota Sorong, tentunya masyarakat nelayan menjadi salah satu masyarakat yang kita bina di sana yang menjadi kerangka daripada kita untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau,” jelasnya kepada awak media.
Deny mengatakan program ini sebenarnya merupakan tugas dari Mabes TNI yang dilaksanakan secara serentak di satuan komando wilayah teritorial yang berada di Papua dan serentek di pangkalan-pangkalan baik jajaran TNI AL maupun TNI AD.
“Jadi, sasaran pengerjaan 1 unit renovasi rumah tidak layak huni, renovasi 2 unit rumah ibadah, renovasi dermaga nelayan 1 unit, pemasangan tandon air dan pompa air 25 unit, pemasangan tandon air hujan 25 unit, pembuatan bak sampah desa, pembuatan tong sampah rumah masyarakat 25 unit,” tuturnya.
Sementara, sasaran non fisik yakni penyuluhan bela negara, wawasan nusantara pembinaan teknis nelayan tangkap dan ikan keramba, sosialisasi pencegahan stunting dan lingkungan hidup serta pemberian sembako. Kegiatan ini melibatkan 50 personel TNI Angkatan laut selama 60 hari.
“Jadi, Satgas yang terlibat sebanyak 50 orang. Pelaksanaan mulai bulan Juli hingga september 2023 atau 60 hari. Dan subjek dari kegiatan kami adalah sebagian besar masyarakat nelayan,” tambahnya.
Kegiatan ini, sesuai dengan arahan wakil presiden Bapak Ma’ruf Amin selaku ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Ekonomi khusus Papua yang menekankan untuk menerapkan pendekatan pembangunan secara humanis dalam rangka menjaga keamanan di wilayah Papua.
“Impementasi dari hal ini adalah dengan cara TNI terjun langsung di tengah masyarakat dengan membantu kegiatan masyarakat sehari-hari, langkah semacam ini diharapkan akan meningkatkan kecintaan masyarakat Papua terhadap NKRI karena keberadaan TNI merupakan cerminan daripada NKRI,” tambahnya.
Selain itu juga, tujuan Lantamal XIV untuk membantu pemerintah daerah setempat khususnya masyarakat di pulau Soop dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ketakwaan dan pola hidup sehat dengan titik berat pada pembangunan yang bersifat fisik maupun nonfisik. (rin)















