SORONG-Sehari setelah serah terima jabatan, Panglima Koarmada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda (Laksda) TNI Hersan bersama Eks Pangkoarmada III Laksda TNI Rachmad Jayadi melakukan peninjauan atau Admiral Inspection menggunakan KRI Gulamah dari Dermaga Lantamal XIV Sorong menuju Dermaga Koarmada III, Kabupaten Sorong, Selasa (28/11).
Dalam peninjauan itu, Lakda TNI Hersan menjelaskan alutsista yang dimiliki Koarmada III sangat mendukung tugas pokok Koarmada III untuk menjaga kedaulatan hukum di wilayahnya sesuai arahan dan tugas pokok dari Koarmada RI.
“Pada pagi hari ini, saya didampingi oleh Asisten Operasi (Asop) Panglima TNI Laksamana Muda Rachmad Jayadi melaksanakan admiral inspection terhadap alutsista yang dimiliki Koarmada III. Saya melihat unsur-unsur yang dimiliki oleh Koarmada III ini sangat mendukung untuk membantu tugas pokok Koarmada III, dalam mendukung tugas dari Koarmada RI untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara kesatuan kita khususnya yang berada di wilayah Koarmada III,” jelasnya kepada awak media, Selasa (28/11).
Laksda TNI Hersan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Koarmada III yang telah menyelenggarakan acara tersebut dan menerimanya sebagai Pangkoarmada III. Dia mengaku akan meneruskan kebijakan dan tugas dari Pangkoarmada III sebelumnya yakni Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada seluruh prajurit Koarmada III yang telah menyiapkan semua kegiatan ini termasuk menerima saya sebagai panglima Koarmada III ini. Saya akan meneruskan kebijakan pimpinan dari Panglima Koarmada III lama dalam hal ini Laksamana Muda Rachmad Jayadi,” ungkapnya.
Menjelang Pemilu 2024, sambung Pangkoarmada III TNI AL khususnya Koarmada III tetap menjaga netralitas dengan tidak memihak pada satu partai, golongan bahkan calon. Dia juga menegaskan, sarana prasarana milik Koarmada III juga tidak boleh digunakan untuk mengkampanyekan atau menjadi tempat kegiatan partai atau salah satu calon.
“Pada prinsipnya Koarmada III akan melaksanakan apa yang menjadi kebijakan Panglima TNI maupun kepala Staf TNI Angkatan Laut tetap kita akan berlaku netral, netralitas TNI khususnya Koarmada III kita tetap berpijak pada perintah pimpinan dalam hal ini kita tidak akan memihak pada salah satu partai atau golongan ataupun salah satu calon,” ungkapnya.
“Kebijakan pimpinan bahwa kita tidak boleh memanfaatkan atau mengizinkan penggunakan sarana prasarana operasi yang ada, baik kendaraan ataupun kesatrian kita, kita larang untuk dikampanyekan atau menjadi tempat kegiatan partai-partai atau salah satu calon,” ujarnya.
Sementara itu Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi merasa bangga telah memimpin Koarmada III. Mantan Pangkoarmada III mengungkap Koarmada III merupakan Armada bungsu dijajaran Koarmada, oleh karena itu perlu dedikasi yang tinggi dalam membangun Koarmada III ini.
“Tentunya sangat membanggakan memimpin Koarmada III, karena Koarmada III merupakan Armada bungsu dari Koarmada yang dimiliki Angkatan laut, oleh karena itu di sini tantangannya berat untuk membangun Koarmada ini, orang yang ditempatkan di sini adalah orang yang bisa memberikan dedikasi yang tinggi untuk bisa membangun ini lebih baik lagi, sehingga kemampuannya insya Allah bisa setara dengan Armada I dan Armada II,” tuturnya.
Asop Panglima TNI itu berharap agar Laksda TNI Hersan dapat meneruskan kebijakan pimpinan lama dan juga memberikan inovasi yang lebih bagus lagi.
“Pesan dari pimpinan sudah jelas teruskan kebijakan dari pimpinan yang lama. Tentunya saya harapkan diberikan inovasi agar lebih bagus lagi,” ungkapnya
Hadir dalam Admiral Inspection tersebut, Kepala Staff Koarmada III Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, Danlantamal XIV Sorong Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo berserta pejabat lainnya.(rin)















