• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Rabu, 23 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kreatif Upayakan Sumber Pendanaan Pembangunan Diluar APBD

by admin
11 Agustus 2025
in Berita Utama, Nasional, Nusantara, Papua Barat Daya, Sorong Raya
0
Kreatif Upayakan Sumber Pendanaan Pembangunan Diluar APBD

Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana RBP Redd+. (Foto : Ist/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Papua Barat Daya Terima Dana RBP Redd+ Rp 17 Miliar, Dikelola Lembaga Perantara Biayai Program Lingkungan Hidup dan Kehutanan

SORONG – Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di awal tahun 2025 ini menerapkan kebijakan efisiensi anggaran dengan melakukan pemangkasan anggaran kementerian negara/lembaga (K/L), serta pemangkasan anggaran transfer ke daerah (TKD), tentunya berdampak ke daerah. Kendati demikian, efisiensi anggaran harus menjadi motivasi dan spirit bagi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih kreatif lagi mengupayakan sumber-sumber pendanaan diluar APBD untuk membiayai program dan kegiatan pembangunan di masing-masing instansinya.

Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (LHKP) Provinsi Papua Barat Daya dibawah kepemimpinan Julian Kelly Kambu,ST,MSi selaku Kepala Dinas LHKP, mengawal secara baik proses, tahapan dan prosedur untuk mendapatkan pendanaan program dan kegiatan melalui sumber pendanaan Green Climate Fund, melalui skema RBP (Result-Based Payment) Redd+ (Reducing Emissions from Deforestation an Forest Degradation). RDP Redd+ merupakan skema pembayaran insentif yang diberikan kepada negara atau daerah yang berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforetasi dan degradasi hutan.

Berita Terkait

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

22 September 2026
72
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda PBD: Polantas Harus Hadir dan Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda PBD: Polantas Harus Hadir dan Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

22 September 2026
18
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
57
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, duduk berdampingan dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, saat acara penandatangan perjanjian penyaluran dana RBP Redd+. (Foto : Ist/Radar Sorong)

Dana RBP Redd+ untuk Indonesia dikelola oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk selanjutnya disalurkan ke daerah untuk membiayai program/kegiatan melalui Lembaga Perantara. Penyaluran dana RBP Redd+ periode 2014-2016 secara resmi ditandai dengan penandatanganan perjanjian penyaluran dana antara BPDLH dengan delapan lembaga perantara yang telah ditunjuk untuk pengelolaan dana dan fasilitasi proyek RBP Redd++ di 15 provinsi diantaranya Provinsi Papua Barat Daya yang mendapatkan dana sebesar Rp 17.593.542.920,-. Dana RBP Redd+ ini selanjutnya dikelola oleh lembaga perantara dalam hal ini Penabulu Foundation untuk membiayai program/kegiatan sesuai dengan proposal Penguatan Kelembagaan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) dan Peningkatan Kapasitas Para Pihak untuk Menguatkan Tata Kelola Hutan di Papua Barat Daya. Penyaluran dana RBP Redd+ dilakukan di Jakarta pada Kamis (7/8), disaksikan langsung Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono.

Terkait penyaluran dana RBP Redd+ ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu,ST,MSi yang mendampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyaksikan penandatanganan perjanjian penyaluran dana RBP Redd+ antara BPDLH dengan lembaga perantara, mengatakan bahwa penyaluran dana ini salah satunya ke Provinsi Papua Barat Daya, merupakan bukti nyata terobosan yang dilakukan pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, tentunya melalui kiat-kiat dan kebijakan Bapak Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu yang walau baru beberapa bulan memimpin, sudah bisa membuktikan bahwa proses perjuangan untuk mendapatkan dana RBP Redd akhirnya bisa terealisasi.

“Tentunya kerja-kerja nyata yang dilakukan Pemprov Papua Barat Daya yang dikomandani Bapak Elisa Kambu, melalui dinas teknis dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (LHKP), kita mengawal secara baik proses, tahapan, prosedur, untuk mendapatkan dana RBP Redd+ melalui mekanisme pihak ketiga dalam hal ini lembaga perantara yang akan melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan tupoksi dan berdasarkan usulan perencanaan konsep proposal program kegiatan yang sudah disetujui dan akan dilakukan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya,” kata Kelly Kambu kepada Radar Sorong, Senin (11/8).

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan, Julian Kelly Kambu, usai menyaksikan penandatanganan perjanjian penyaluran dana RBP Redd+ di Jakarta, Kamis (8/8) lalu, (Foto : Ist/Radar Sorong)

Dikatakannya, dana RBP Redd+ ini tidak dikelola oleh Dinas LHKP melainkan oleh lembaga perantara yang tentunya berkoordinasi dan komunikasi dengan pihaknya di Dinas LHKP, dan dana ini akan lebih banyak menggerakkan program kegiatan di tingkat Tapak dalam hal ini di KPH-KPH. “Kami sangat berterimakasih karena dana RBP ini dapat memberikan spririt, semangat, membangkitkan motivasi baru bagi kami di Dinas LHKP khususnya teman-teman di KPH, ini ada ruang yang bisa mereka manfaatkan untuk mengelola dan menjaga hutan,” ucap Kelly sembari menambahkan, luas kawasan hutan yang menjadi kewenangan provinsi dalam hal ini Hutan Lindung dan Hutan Produksi kurang lebih 2,5 juta hektar, sedangkan Hutan Konservasi kurang lebih 1.100 hektar.

Diterangkannya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur Papua Barat Daya terus memberikan semangat kepada jajarannya, termasuk pihaknya di Dinas LHKP, untuk kreatif dan terus mencari sumber-sumber pendanaan non-APBD, atau kreatif mengusahakan program-program masuk ke Papua Barat Daya tanpa dibiayai oleh APBD. “Kita pahami, negara saat ini dalam situasi efisiensi anggaran, karena itu, upaya mencari sumber-sumber pendanaan dan mengupayakan program pembangunan masuk ke Papua Barat Daya tanpa dibiayai oleh APBD, bagi kami di Dinas LHKP harus kita kerjakan dan mengusahakan, sehingga ada solusi dan terobosan dalam membiayai program-program kegiatan di bidang tugas kami, Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan. Kami berterimakasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Papua Barat Daya yang selalu memberikan motivasi, spirit dan semangat kepada kami semua pimpinan-pimpinan OPD untuk kreatif mencari, mengusahakan sumber-sumber pendanaan diluar APBD,” jelasnya.

“Sebuah langkah maju yang kami lakukan menindaklanjuti arahan dari Bapak Gubernur, maka kami terus berupaya untuk mencari solusi pendanaan diluar APBD. Puji Syukur, Alhamdulillah, salah satunya melalui mekanisme RBP Redd+ dan sumber pendanaan iklim. Melalui tahapan yang cukup panjang karena harus memenuhi criteria dan persyaratan yang diminta oleh pendonor, telah diverikasi dan kami PBD lolos, dan karena itu Provinsi Papua Barat Daya mendapatkan pendanaan RBP Redd++ tersebut. Ini hasil kerja-kerja nyata dan hasil dari motivasi, dorongan dan spirit dari Bapak Gubernur Elisa Kambu untuk tetap semangat walaupun kondisi keuangan minim,” sambung Kelly Kambu.

Selain dari CGF,  pihaknya lanjut Kelly juga terus mengupayakan untuk mendapatkan pembiayaan program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan melalui sumber pendanaan lainnya yakni Folu Net Sink 2030 dan sumber pendanaan inilah nantinya yang bisa masuk ke dalam mekanisme APBD. “Kami juga melakukan kolaborasi dengan mitra-mitra pembangunan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Kami punya program dan kegiatan namun terbatas di sector pembiayaan, sementara mitra-mitra pembangunan punya sumber dana. Kita berkolaborasi sehingga banyak hal bisa kita lakukan. Mitra pembangunan yang sudah, sedang dan terus berkolaborasi bersama kami di Papua Barat Daya, diantaranya dari EcoNusa Foundation, Forclime FC (Program Hutan dan Iklim modul Kerjasama Finansial, Konsevasi Indonesia dan masih banyak lagi mitra pembangunan untuk bekerjasama dan sama-sama bekerja dalam menjaga kawasan hutan, menjaga lingkungan, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan berkesinambungan, sebagaimana visi Provinsi Papua Barat Daya, membangun masyarakat Papua Barat Daya yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis pertumbuhan ekonomi lokal sebagai upaya mendukung pembangunan berkesinambungan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ian)

Tags: Climate Global FundElisa KambuKelly KambuPenabulu FoundationPendanaan Iklim HijauRBP Redd+Yayasan Pena Bulu
ADVERTISEMENT
Previous Post

SEBUSEPRO 2025, RU VII Kasim Gencarkan Budaya Kerja Sehat

Next Post

Sambut HUT RI ke- 80, Gerindra Papua Barat Daya Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Related Posts

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP
Papua Barat Daya

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

22 September 2026
72
Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda PBD: Polantas Harus Hadir dan Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Papua Barat Daya

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolda PBD: Polantas Harus Hadir dan Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

22 September 2026
18
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
57
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
125
Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional
Nasional

Bappenas Gandeng Pers yang BEJO’S Sebagai Mitra Strategis dalam Pembangunan Nasional

16 September 2026
13
Kafilah Papua Barat Daya Full Semangat, Rofiul Amri : Alhamdulillah Semua Kompak, Tempat Lomba Nyaman
Nasional

Kafilah Papua Barat Daya Full Semangat, Rofiul Amri : Alhamdulillah Semua Kompak, Tempat Lomba Nyaman

14 September 2026
126
Next Post
Sambut HUT RI ke- 80, Gerindra Papua Barat Daya Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Sambut HUT RI ke- 80, Gerindra Papua Barat Daya Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

FOPERA Desak Gubernur Pilih Sekda Papua Barat Daya dari OAP

22 September 2026
HUT ke-21, LPS Road Show Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

HUT ke-21, LPS Road Show Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah

22 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!