SORONG– Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya secara resmi melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) untuk bertolak mengikuti ajang kompetisi tingkat nasional. Pelepasan ini diwarnai dengan semangat spiritualitas yang tinggi serta target besar untuk membawa pulang prestasi terbaik ke tanah Papua.Kegiatan berlangsung di Gedung ACC, Selasa (16/6).
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menekankan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara biasa. Ajang ini merupakan sarana nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat persekutuan dan nilai iman.
Melalui pujian, kontingen diharapkan menjadi duta daerah yang membawa pesan damai, kasih, dan menjaga persatuan bangsa.

Saat diwawancarai secara langsung mengenai pesannya kepada para peserta, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu memberikan wejangan yang diharapkan tetap menjaga disiplin, sportivitas, dan kekompakan selama kegiatan berlangsung.”Ya, disiplin. Oke, selain itu tertib, jaga kekompakan, sukses kegiatannya,” ujar kata Gubernur.
Ketika ditanya mengenai optimisme membawa pulang piala kemenangan untuk pertama kalinya bagi provinsi baru ini, Gubernur menjawab dengan bijak bahwa esensi utama dari keberangkatan ini bukanlah sekadar trofi. “Ah, kalau menang itu bonus-bonus. Yang penting memuji Tuhan dulu,” tegasnya dengan penuh iman.
Ketua Umum LPPD Provinsi Papua Barat, Yacob Kareth saat dikonfirmasi mengenai target akhir kontingen, ia menjawab dengan optimis.”Targetnya juara. Iya, juara umum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua LPPD, Simon Apono, menjelaskan bahwa pelepasan kontingen menuju Manokwari merupakan agenda strategis untuk mendukung pengembangan kehidupan keagamaan, seni budaya, serta pembinaan generasi muda.
Ada lima kategori lomba yang diikuti, yaitu Paduan Suara Piara (PSP), Paduan Suara Remaja, Musik Pop Gerejawi, Musik Gereja Nusantara, dan Solo Remaja Pemuda Putri. Menurut Simon, selain sebagai ajang kompetisi, Pesparawi juga berfungsi sebagai media pembinaan mental, spiritual, dan karakter peserta agar mampu menampilkan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah.
Sebanyak 342 peserta akan berangkat menuju Manokwari menggunakan Kapal KM Tatamailau untuk mengikuti seluruh kegiatan dan cabang lomba. PESPARAWI Nasional ke-XIV di Manokwari rencananya akan dibuka secara resmi pada 18 Juni 2026.(zia)















