• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 8 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ketua DAP : Kemenangan Bupati, Kemenangan Masyarakat Adat

by admin
9 Desember 2021
in Berita Utama
0
Ketua DAP : Kemenangan Bupati, Kemenangan Masyarakat Adat

Mananwir Paul Finsen Mayor.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AIMAS – Kemenangan ­Bupati Sorong Dr. Johny ­Kamuru, SH,M.Si dalam perkara gugatan perusahaan sawit di PTUN, adalah kemenangan bagi masyarakat adat Papua. Penilaian tersebut diungkapkan Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Papua Barat, Mananwir Paul Finsen Mayor kepada Radar Sorong, Rabu (8/12).

Ketua DAP Wilayah III Doberay memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH,M.Si, yang juga adalah anak adat Malamoi, anak adat Papua. Kemenangan tersebut menunjukkan bahwa anak adat adalah pihak yang benar. “Ini adalah kemenangan masyarakat adat dan beliau (Bupati Sorong) sebagai orang asli Papua yang harus dijadikan teladan oleh seluruh bupati di tanah Papua. DAP akan bersama beliau sampai kapanpun, sepanjang beliau membela hak hak dasar masyarakat adat Papua,” ujar Paul.

Berita Terkait

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
24
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61

Atas nama masyarakat adat Papua, Paul berharap agar lahan eks perusahaan sawit yang telah dicabut izinnya, dapat dikembalikan kepada masyarakat pemilik hak ulayat, agar tanah adat tetap ada dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adat itu sendiri seperti sedia kala. 

ADVERTISEMENT

Diakui Paul, di benaknya masih ada kekhawatiran akan terjadi hal serupa seperti saat ini. Baginya, perkara ini hanya satu dari sekian banyak masalah yang terjadi di tanah surga ini. “Pasti masih banyak yang belum terungkap. Buktinya sampai saat ini, bahkan hingga hari ini pun, kami DAP masih menyelesaikan terkait perkara serupa. Namun dari kejadian ini kita bisa berkaca, bahwa ini adalah pintu masuk dan akan ada waktunya semua kotak pandora itu akan terbuka,” kecamnya.

Ditegaskan Paul, masyarakat adat bukanlah rival dari pemerintah yang menolak masuknya investasi, namun ada hal-hal tertentu yang harus dipahami pemerintah tentang keberadaan masyarakat adat. “Saat ini Papua adalah salah satu tujuan investasi yang dituju oleh ribuan investor, sehingga masyarakat adat harus menentukan posisinya agar mereka tetap hidup aman dan nyaman di atas tanahnya sendiri,” tuturnya.

Investasi harus masuk melalui pintu adat dan membangun komunikasi yang baik dengan dewan adat. Apabila masyarakat adat menilai bahwa investasi tersebut dapat menghadirkan simbiosis mutualisme, maka pasti bisa berjalan. Sebaliknya, ketika masyarakat menilai bahwa investasi tersebut akan merugikan mereka maka tentu akan ditolak.

Paul berharap ke depan investor yang masuk ke tanah Papua harus melalui rumah adat, contohnya DAP sebagai rumah besar masyarakat Papua. Investor tersebut harus bertemu dengan ketua DAP bersama pemilik hak Ulayat di tingkat wilayah, daerah, suku atau katua kerek/marga. Sehingga ketika investor masuk mereka telah melalui jalur yang benar yaitu melalui rumah adat. “Masyarakat adat jangan dipandang sebelah mata karena mereka adalah pemilik dan penentu, bukan penonton. Jangan mereka bertemu orang yang jalan atas nama lembaga adat. Karena sejatinya rakyat Papua hanya membentuk satu lembaga besar masyarakat adat di tahun 2000 yaitu Dewan Adat Papua (DAP),” lanjutnya.

Dewan Adat Papua berharap pemerintah daerah menghargai tanah adat, hak dasar, hak hidup dan hak kepemilikan oleh masyarakat adat Papua. Dewan adat juga menghimbau kepada masyarakat adat Papua untuk membangun komunikasi yang baik diantara sesama. Sehingga jangan ada pihak yang mengatasnamakan pemilik hak Ulayat untuk menjual atau melepaskan tanah adat mereka. “Selama ini yang terjadi seperti itu. Ada filosofi orang Papua bahwa, kalau dia punya tanah dia pasti sayang. Tetapi karena bukan milik dia maka dia tidak sayang, sehingga akhirnya dijual. Makanya tolong dicek baik, orang yang melepas tanah adat jangan sampai dia bukan pemilik asli, hanya mengatasnamakan pihak tertentu,” ungkapnya.

Dibeberkan Paul, selama ini masyarakat diiming-imingi bahwa ketika masuk kegiatan investasi maka tenaga kerja yang paling banyak diserap adalah masyarakat adat, sayangnya kenyataannya berbanding terbalik. Karena masyarakat adat saat direkrut tidak diberikan training dan pemahaman secara baik. Lalu, guna mempercepat proses produksi dalam kegiatan investasi, perusahaan mendatangkan tenaga dari luar Papua. “Hal itulah yang memicu kecemburuan sosial dan memicu banyak konflik yang terjadi di daerah kita saat ini. Permasalahan seperti itulah yang selama ini ditangani oleh dewan adat Papua hingga saat ini,” bebernya.

Intinya adalah ketika masuk kegiatan investasi yang dalam tanda kutip tidak sehat, maka dapat memicu kesenjangan sosial serta kecemburuan sosial dari masyarakat adat. Kuncinya adalah masyarakat adat Papua mereka ingin dihargai dan dihormati di atas tanahnya. “Apabila masyarakat adat menilai bahwa investasi tersebut dapat menghadirkan simbiosis mutualisme, maka pasti bisa berjalan. Sebaliknya, ketika masyarakat menilai bahwa investasi tersebut akan merugikan mereka maka tentu akan ditolak,” tandas Paul. (ayu)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Letkol Inf Tody Imansyah Jabat Dandim 1802/Sorong

Next Post

Kemkominfo Survei Persepsi Media

Related Posts

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat
Berita Utama

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
24
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan
Berita Utama

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
639
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
69
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
53
Next Post
Dandim Baru Diminta Tingkatkan Capaian Vaksinasi

Kemkominfo Survei Persepsi Media

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

7 September 2026
Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!