MANOKWARI – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Papua Barat, Jacob S. Fonataba mengatakan dirinya telah menindaklanjuti kebijakan Pj Gubernur Papua Barat terkait pemberian benih gratis kepada masyarakat. Ia mengatakan kebijakan benih gratis, Pj Gubernur Papua Barat katakan ketika penanaman 1000 pohon bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Mury Ma’ruf Amin. “Kebijakan tersebut untuk antisipasi terjadi kelangkaan komoditi,” ujarnya, Kamis (2/2).
Ia menjelaskan secara teknis, untuk mendapatkan benih gratis harus melalui pendataan sesuai dengan kebutuhan lahan yang mana setiap masyarakat akan mendapatkan jumlah benih yang berbeda. “Masyarakat akan mendapatkan bibit gratis yang berbeda sesuai dengan luasan lahan. Apakah nanti tanam di polibag atau lahan kita lihat berapa luasan nya,” jelasnya.
Pihaknya segera melakukan pendataan calon petani dan calon lahan (CPCL) kemudian kita akan menghitung luasannya. Luas tersebut yang akan menentukan jumlah benih yang akan diterima masyarakat secara gratis. “Ini untuk menghindari jumlah bibit yang diterima untuk ditanam di polibag dengan laham yang luas,” kata Jacob.
Ia menuturkan pemberian bibit tidak langsung kita berikan begitu saja. Musti ada peninjauan langsung di lapangan yang bekerja sama dengan Dinas pertanian kabupaten. “Ada petugas lapangan (PPL) yang nanti melakukan pengecekan yang akan menerima bibit gratis,” tuturnya. “Kita akan lihat terlebih dahulu lokasi penanaman dimana dan siapa yang tanam agar kita bisa mendata luasan lahan yang telah mendapatkan benih gratis tersebut dan terus melakukan pemantauan hingga berproduksi atau tidak,” imbuhnya. (bw)













