KENDARI – Gelaran Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional ke XXVIII di Kendari semalam ditutup Dirjen Bimmas Islam Kemenag RI Prof. Dr. Abu Rokhmad, MAg. Kegiatan yang berlangsung dari 11 Oktober itu Kontingen Kalimantan Timur berhasil meraih gelar juara umum mengalahkan Jakarta. Sedangkan Sumatera Selatan menempati posisi ketiga disusul Jawa Timur.
Di iven dua tahunan ini kontingen STQH Papua Barat Daya yang dipimpin Abubakar Alhamid, S.Sos, MSi menempati posisi ke 22 dari 38 provinsi. STQH di Kendari ini baru pertama kali diikuti oleh PBD, di iven yang sama dua tahun lalu di Jambi masih bergabung dengan provinsi induk Papua Barat.
Walau baru kali pertama ikut partisipasi, Kafilah PBD ada satu orang yang masuk 8 besar yakni di bidang Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) atas nama Muhammad Khoirul Fahmi. Untuk bidang Tafsir Quran Bahasa Arab atas nama Proudy menempati posisi ke-11.
Untuk hafalan satu jus, Dzulhàfizh Assa’idi bisa menempati posisi ke-15, Tri Adi Setiawan bidang hafalan 10 jus menempati posisi ke-17 dan Ade Irma Ulima bidang seni baca Al Quran dewasa menempati posisi ke-18.
Provinsi di Indonesia Timur, tuan rumah Sulawesi Tenggara meraih posisi terbaik yakni di peringkat ke-9 serta Sulawesi Selatan di peringkat 16.
Penyerahan piala juara umum dilakukan oleh Dirjen Bimmas Islam Kemenag Prof. Dr. Abu Rokhmad, MAg didampingi Gubernur Sultra Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka kepada Daerah Khusus Jakarta.
Penutupan berlangsung semarak dan Arena MTQ dipadati penonton. Bahkan, bendera STQ belum diturunkan, penonton langsung berhamburan ke lapangan guna menyaksikan penampilan Pasya Ungu.(pon)









