AIMAS – Menjelang perayaan HUT ke-56 tahun pada 14 Juni 2023 , Kabupaten Sorong resmi dinobatkan sebagai Rumah Kebhinekaan Rumah Pancasila.
Komitmen tersebut ditandai dengan resmi dirilisnya Buku Kabupaten Sorong Rumah Kebhinekaan, bertempat di Malak Ballroom Aimas Hotel & Convention Center, pada Senin (12/6).
Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP mengungkapkan, buku yang dirilis tersebut merupakan buku istimewa yang isinya menggambarkan Kabupaten Sorong sebagai role model pemerintahan yang majemuk dan harmoni.
Dimana Kabupaten Sorong sebagai kabupaten induk yang telah melahirkan satu kota dan empat kabupaten, dengan begitu sangat terbukanya dapat menerima semua orang dengan latar belakang kebudayaan, suku dan bahasa yang berbeda-beda dari Sabang sampai Merauke.
“Hari ini Kabupaten Sorong akan ditetapkan sebagai rumah Pancasila rumah kebhinekaan. Karena Kabupaten Sorong selama 56 tahun perjalanan pemerintahan yang begitu panjang telah menerima semua proses perubahan yang terjadi dalam sejarah dan peradaban. Hingga hari ini Kabupaten Sorong membuat kita mampu merasakan nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai kebhinekaan menjadi bagian dari kehidupan,” ujar Moso.
Tak hanya perbedaan latar belakang budaya, Kabupaten Sorong juga bahkan dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang keyakinan berbeda.
“Bahkan kita memiliki Kampung kerukunan yang di kawasan tersebut dihuni oleh masyarakat dengan 5 keyakinan berbeda namun kehidupan di sana tetap rukun dan harmoni,” kata Moso.
Ditambahkan Moso, di Kabupaten Sorong juga ditemukan keberagaman dari berbagai paguyuban kesukuan dari nusantara yang menyatu memberikan satu nilai yang positif. Oleh karenanya, sebagai bupati Moso juga berkomitmen harus melihat Indonesia dari sejarah masa lalu dan Indonesia hari ini untuk membangun keberagaman ini sebagai modal kekayaan.
“Kabupaten Sorong pada 56 tahun yang lalu telah diletakkan dasar oleh pemimpin-pemimpin hebat Indonesia dan mereka telah meletakkan pondasi dasar yang kokoh yang telah dilanjutkan oleh pemimpin dari generasi ke generasi hingga pada hari ini,” sambungnya.
Moso berharap, dengan ditetapkannya Kabupaten Sorong sebagai Rumah Kebhinekaan, akan semakin terbangun image positif tentang kehidupan masyarakat Kabupaten Sorong yang aman, nyaman, tentram dan harmoni. (ayu)















