Juara 3 Nasional Kategori Inovasi Daerah Tertinggal
AIMAS – Kabupaten Sorong (Kabsor) berhasil meraih juara 3 pada kompetisi Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri tahun 2022, pada kategori daerah tertinggal terinovatif. Atas prestasi tersebut, Kemendagri mengundang langsung perwakilan Pemerintah Kabupaten Sorong ke Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut.
Mewakili Bupati Sorong, penghargaan diterima langsung oleh Sekda Kabupaten Sorong, Ciff Agus Japsenang, S.Sos, M.Si bersama tiga pimpinan OPD, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Edy Siawanto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Yoap Mayor dan Kepala Baperlitbang, Maritje Wattimena.
“Selamat kepada rekan-rekan yang mendapatkan award. Penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah pusat melalui Kemendagri kepada pemerintah daerah yang dinilai inovatif dalam pengembangan daerahnya. Kami harapkan acara ini juga dapat memotivasi pemerintah daerah di kota dan kabupaten lain untuk teris berinovasi,” kata Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam tayangan live zoom.
Selain Kabupaten Sorong, daerah lain yang juga menjuarai IGA pada kategori Daerah Tertinggal Terinovatif, lain Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Lombok Utara.
Adapun Kategori Penghargaan lain yang diberikan oleh Kemendagri yaitu, Kategori Kabupaten dan Kota Terinovatif, Kategori Daerah Perbatasan Terinovatif, Kategori Provinsi Terinovatif, Kategori Kabupaten Terinovatif dan Kategori Penghargaan Kota Terinovatif.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, berbagai inovasi Daerah tersebut tentu menjadi ide yang dapat diaplikasikan di daerah lain. Dengan tujuan yang sama yakni untuk menjadikan semua daerah di Indonesia lebih maju.
Menurut Sekda Kabupaten Sorong, pencapaian ini merupakan bukti pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sorong. Kendati luasnya cakupan wilayah serta banyaknya keterbatasan yang ada di Kabupaten Sorong, namun pemerintah terus melakukan kerja keras dalam melakukan pembangunan fisik dan sumber daya manusia.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi pemerintah dan masyarakat terus melakukan inovasi demi kemajuan kehidupan bersama di Kabupaten Sorong. Tentu kita akan bekerja lebih keras lagi, agar ke depan, banyak prestasi Nasional yang bisa diraih Pemda Kabupaten Sorong dan masyarakat,” tutur Sekda.
Ditambahkan Sekda, penilaian itu tidak hanya dilakukan pada beberapa bidang, melainkan yang dinilai adalah keseluruhan bidang. Berbagai inovasi itu, lanjut Sekda, menunjukkan bukti kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
“Ini bukti bajwa Pemerintah daerah hadir di sana dan menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. OPD dan Forkopimda bekerja keras dan kolaboratif dengan masyarakat. Hasilnya, kami dihargai dengan penghargaan ini. Ini memacu kami untuk terus berinovasi demi masyarakat,” pungkas mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Sorong tersebut. (ayu)












