BANYAK kisah menarik dari perjalanan karier Lionel Messi menjadi bintang lapangan hijau. Berkat bakatnya yang besar, dia menjadi legenda di Argentina dan Barcelona, dan kini membela Paris Saint-Germain (PSG). Dikutip dari berbagai sumber, Lionel Messi mulai terjun ke dunia sepak bola sejak umur 5 tahun, masuk di klub Grandiola asuhan ayahnya, Jorge Horácio Messi. Di klub tersebut, Messi bermain lepas tanpa terikat selama beberapa tahun. Baru setelahnya dia bergabung dengan klub kotanya Newell’s Old Boys saat masih berumur 8 tahun. Putra dari Jorge Horacio Messi itu mulai terlihat bakat dan kemampuannya. Bahkan menurut data Asosiasi Sepak Bola Rosario, Messi mencetak hingga 234 gol dari 176 pertandingan.
Perjalanan karier pemilik nama panjang Lionel Andres Messi itu memang sangatlah panjang dan berliku. Meski bakatnya besar, dia memiliki kekurangan saat hendak mengawali kariernya di sepak bola. Messi sempat memiliki kekurangan hormon pertumbuhan tinggi badan. Pada usianya 11 tahun, Messi yang lahir di Rosario 24 Juni 1987, tidak setinggi anak sebayanya. Terapi suntik hormon pun dilakukannya. Setiap malam dia menyuntikkan kakinya agar badannya tumbuh berkembang. Namun, biaya suntik hormon tidak sedikit. Beruntung tawaran Barcelona datang di mana mereka bersedia membiayai perawatan medis Messi.
Pada 14 Desember 2000, Messi yang berusia 13 tahun menandatangani kontrak dengan Barcelona. Pertemuan digelar di sebuah restoran. Uniknya, karena tidak mempersiapkan surat atau kertas, Direktur Klub Barcelona Carles Rexach mengakalinya dengan benda lain. Maka diambilah serbet restoran yang sudah dituliskan beberapa kalimat resmi. Hanya dua tahun Messi berada di klub junior, pemain dengan julukan La Pulga ini mengemban kepercayaan di tim senior pertama kali pada 16 November 2003. Saat itu Barcelona menghadapi FC Porto dalam laga persahabatan. Kala itu Messi baru berusia 16 tahun. Satu tahun berikutnya pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard memberi kesempatan Messi untuk debut di Liga Spanyol. Dia tampil di laga melawan Espanyol sebagai pemain termuda ketiga yang bermain untuk Barcelona.
Pada 1 Mei 2005, Lionel Messi mencetak gol perdananya bersama Barcelona saat menghadapi Albacete. Dengan itu Messi dinobatkan sebagai pemain termuda Barcelona yang berhasil mencetak gol. Di tahun yang sama, Messi tampil pertama kali membela Timnas Argentina U-20. Hebatnya baru bergabung satu tahun, dia langsung bisa mengantarkan timnya itu menjadi juara Piala Dunia U-20 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang itu. Setelah itu dia langsung diorbitkan permanen di skuad senior Barcelona.
Sejak itu, apalagi ketika menyumbangkan gol perdananya di Liga Champions, Messi terus menunjukkan kepiawaiannya. Messi membantu Barcelona meraih Liga Spanyol pertamanya pada musim 2004/2005. 10 edisi berikutnya, Messi selalu menjadi sorotan dengan torehan gol-golnya. Dia mencetak sekitar 474 gol dari 520 penampilan selama satu setengah dekade membela tim bermarkas di Camp Nou itu. Sampai akhirnya dia membuat kabar mengejutkan hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) pada pertengahan 2021 lalu. Pencapaian Messi sangat banyak baik secara individu maupun tim. Saat ini dia menjadi pemain paling banyak mendapat penghargaan Ballon dOr yakni sebanyak 7 kali. Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Argentina.
Prestasinya di Albiceleste adalah menjuarai Copa America 2021. Pada 2 Juni 2022 lalu, Messi memimpin Argentina meraih trophy Finallisima 2022 (Pertandingan sepak bola interkontinental yang mempertemukan juara Amerika Selatan dengan Juara Eropa) usai mengalahkan Italia dengan skor tiga gol tanpa balas. Kini, Messi tak diragukan lagi merupakan Greatest of All Time (GOAT), pemain sepak bola terbaik sepanjang masa usai memimpin rekan-rekannya menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar setelah menaklukkan juara bertahan Prancis melalui adu finalti dengan 4-2 setelah di waktu normal hingga perpanjangan waktu kedudukan sama kuat 3-3. Dalam laga ini, kebintangan Messi yang mencetak dua gol, hanya bisa disaingi Kylian Mbappe di kubu lawan yang notabenenya rekan setim di PSG, yang mencetak hattrick namun gagal membawa timnya tampil sebagai juara.
Menjuarai Piala Dunia 2022, Messi mengukir empat rekor sekaligus. Messi yang mencetak dua gol di partai final, total membukukan tujuh gol ditambah tiga assist untuk Argentina dalam tujuh penampilan. Jumlah gol Messi nyaris separuh dari seluruh gol yang diciptakan Argentina di sepanjang Piala Dunia 2022 sebanyak 15 gol. Performa Messi diganjar penghargaan Golden Ball, Pemain Terbaik Piala Dunia 2022.
Messi juga mengukir sejumlah torehan rekor individu. Lionel Messi menjadi pemain pertama di dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol di fase grup, babak 16 besar, perempatfinal, semifinal, dan final di sebuah edisi turnamen. Messi sudah terlibat secara langsung dalam 21 gol Argentina di Piala Dunia (13 gol, 8 assist), lebih banyak dari siapapun untuk negara manapun di putaran final (sejak 1966). Messi membuat penampilan ke-26 di sebuah pertandingan Piala Dunia, mematahkan rekor jumlah penampilan terbanyak yang sebelumnya dipegang Lothar Matthaeus dari Jerman dengan 25 penampilan. Messi mengemas 26 gol di turnamen utama untuk Argentina (13 gol di Piala Dunia, 13 gol di Copa America), menjadi pemain tersubur dalam sejarah sepakbola Amerika Selatan di kedua turnamen itu, melewati catatan Ronaldo Nazario dari Brasil dengan 25 gol.
Maka lengkaplah sudah koleksi trofi dalam karier Messi dengan menjadi Juara Piala Dunia 2022 yang merupakan puncak dari perjalanan kariernya di lapangan hijau. Setelah 1.003 pertandingan, 793 gol, 350 assist, 7 Ballon d’Or, 4 Liga Champions, 10 LaLiga, 1 Copa America, dan 1 Piala Dunia, Messi berhak menahbiskan dirinya sebagai GOAT alias Greatest of All Time. Selamat buat Leo ‘The Goat’ Messi!. (***/ian)
PENGHARGAAN
Barcelona
La Liga: 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2010–11, 2012–13, 2014–15, 2015–16, 2017–18, 2018–19.
Copa del Rey: 2008–09, 2011–12, 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2020–21.
Supercopa de Espana: 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018.
UEFA Champions League: 2005–06, 2008–09, 2010–11, 2014–15.
UEFA Super Cup: 2009, 2011, 2015.
FIFA Club World Cup: 2009, 2011, 2015.
Argentina
FIFA World Cup 2022, runner-up: 2014.
Copa America 2021; runner-up 2007, 2015, 2016.
Argentina Olympic.
Summer Olympics: 2008.
Argentina U20.
FIFA World Youth Championship: 2005.
Individual
FIFA World Cup Golden Ball 2022, 2014.
Ballon d’Or/FIFA Ballon d’Or: 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021.
FIFA World Player of the Year: 2009.
The Best FIFA Men’s Player: 2019.
European Golden Shoe: 2009–10, 2011–12, 2012–13, 2016–17, 2017–18, 2018–19.
La Liga Best Player: 2008–09, 2009–10, 2010–11, 2011–12, 2012–13, 2014–15.
Argentine Footballer of the Year: 2005, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021.
Laureus World Sportsman of the Year: 2020. (***)















