SORONG – Jelang momen natal dan tahun baru, Perum Bulog Cabang Sorong memastikan ketersediaan stok beras aman. Saat ini stok beras diperkirakan masih tersimpan sekitar 4.501 ton.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Sri Ariandina mengungkapkan, selain 4.501 ton stok beras secara fisik yang berada di gudang, di awal tahun 2024 mendatang juga akan ada penambahan stok sebanyak 1.000 ton beras dari Jawa Timur.
“Selain stok beras 4,5 ton yang ada di gudang, nanti kita juga akan datangkan 1.000 ton lagi dai Jawa Timur. Mudah-mudahan minggu pertama Januari 2024 sudah masuk,” terang Sri Ariandina kepada Radar Sorong.
Terhadap ribuan stok yang ada tersebut, kata dia, Perum Bulog Cabang Sorong bertanggung jawab untuk melakukan penyaluran rutin kepada sejumlah instansi vertikal maupun otonom, TNI dan Polri. Selain itu, pihaknya juga melaksanakan penyaluran program stabilisasi dan pasokan harga pangan (SPHP) dengan rata-rata penyaluran sebesar 850 ton per bulan.
“Kalau total yang ada saat ini sebanyak 4.501 ton, maka bisa diprediksi ketahanan pangan kami bosa sampai 5,3 bulan ke depan,” bebernya.
Ia menyebutkan, Bulog Cabang Sorong juga telah menerima instruksi dari Presiden RI untuk menyalurkan bantuan pangan nasional untuk alokasi September, Oktober November, dan Desember 2023.
“Berdasarkan surat dari Bapenas tertanggal 4 September 2023, untuk alokasi bantuan pangan bulan September, Oktober dan November pagu penyalurannya sebesar 307.820 kg per bulan. Namun sekitar akhir Oktober 2023, terdapat penambahan lagi susulan Penerima Bantuan Pangan untuk alokasi September, Oktober dan November 2023 sekitar 306.190 kg per bulannya,” rinci Sri Ariandina.
Pihaknya juga menyebutkan, bahwa ada instruksi dari Perum Bulog Pusat bahwa Perum Bulog Cabang Sorong diminta untuk mengakomodir penyaluran beras ke wilayah Biak, Serui dan Fak-Fak sebanyak 3.275.000 kg. Dimana penyaluran tersebut sedang berjalan dan saat ini tersisa 1.525 ton beras lagi yang belum didistribusikan.
“Setelah dilakukan pendistribusian rutin (golongan anggaran dan SPHP), bantuan pangan alokasi September sd Desember 2023, dan penyaluran beras ke Kantor Cabang Fak-Fak, Biak dan Serui, stok kami tersisa sebesar 897.497 atau setara dengan 897 ton. Jadi itu masih aman untuk ketahanan pangan 1,1 bulan di awal tahun 2024. Di tambah lagi jika di awal tahun ada penambahan beras sekitar 1.000 ton maka dipastikan stok beras aman untuk 2,5 bulan kedepan,” pungkasnya. (ayu)















