SORONG – General Manager Sonny Uktolseya dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Sorong memprediksi masih adanya potensi puncak arus mudik susulan di Pelabuhan Sorong menjelang Lebaran 2026.

Menurut Sonny, berdasarkan informasi dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), puncak arus mudik terjadi pada 16 Maret 2026. Namun, dari sisi Pelindo, pihaknya masih menunggu kemungkinan lonjakan berikutnya pada 19 Maret.
“Masih ada selisih waktu menjelang Lebaran, khususnya untuk kapal tujuan Ambon. Ada dua kemungkinan, apakah akan memuncak lagi atau justru lebih rendah dari tanggal 16 yang tercatat sekitar 1.400 penumpang,” katanya, Selasa (17/3/2026).
Sementara itu, arus balik diperkirakan mulai terjadi pada 24 Maret 2026. Meski demikian, hingga kini pihak Pelindo masih menunggu data resmi dari PELNI terkait jumlah penumpang yang akan tiba di Sorong.
Untuk pergerakan penumpang, Sonny menyebut jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Sorong masih relatif rendah, yakni sekitar 300 orang. Kondisi ini berbeda dengan momentum Natal dan Tahun Baru yang biasanya lebih ramai.
“Kalau Nataru memang lebih tinggi, kemungkinan karena faktor mayoritas umat Kristiani di Papua dan luar Papua,” jelasnya.
Pria murah senyum ini menambahkan bahwa Adapun tujuan utama penumpang dari Sorong didominasi ke wilayah Makassar dan Pulau Jawa, khususnya Surabaya, serta beberapa daerah di Papua seperti Manokwari dan Fakfak.
Di sisi lain, Sonny menegaskan Pelindo terus meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang dengan mengusung slogan “Melayani Sepenuh Hati”. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari peningkatan fasilitas hingga sumber daya manusia.
Saat ini, kata Sonny bahwa terminal penumpang telah dilengkapi pendingin ruangan (AC), dispenser air minum, tambahan kursi, televisi, hingga fasilitas keamanan seperti X-ray. Selain itu, Pelindo juga menyediakan troli barang dengan dua model untuk memudahkan penumpang.
“Kita ingin menghadirkan suasana terminal seperti di bandara, nyaman dan dingin,” kata Sonny.
Sonny juga mengatakan bahwa Terminal penumpang Pelabuhan Sorong sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.400 orang dalam dua lantai. Dengan jumlah penumpang saat ini yang berkisar 1.500 orang, kapasitas tersebut dinilai masih mencukupi, terlebih kedatangan kapal tidak terjadi secara bersamaan.
Meski demikian, Sonny mengakui masih ada hal yang perlu dibenahi, khususnya terkait penataan kendaraan di area pelabuhan. Untuk itu, pihaknya berencana berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Sorong guna meningkatkan keteraturan sekaligus mendukung pendapatan daerah.
Selain layanan penumpang, Sonny mengatakan Pelindo juga mencatat aktivitas peti kemas di Sorong mencapai sekitar 60.000 TEUs per tahun. Angka ini masih di bawah kapasitas maksimal yang dapat mencapai 100.000 TEUs, sehingga dinilai masih cukup ideal untuk pengembangan ke depan.

“Dengan berbagai peningkatan tersebut, Pelindo Regional 4 Sorong optimistis dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” pungkasnya.

Dalam bulan suci Ramadhan kali ini juga, Pelindo Regional 4 Sorong membagikan Paket Sembako kepada para insan pers.
“Semoga bermanfaat bagi teman-teman wartawan dan wartawati,” katanya.(zia)















