Dari Ceramah Prof. Dr. K.H. Nasaruddin, MA di Masjid Al Hakim
SORONG – Jamaah Masjid Al Hakim, semalam cukup beruntung usai solat Magrib dapat tausiah dari Imam Besar Masjid Istiqal Jakarta Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA. Usai ceramah langsung jadi imam solat Isya.
Prof. Nasaruddin mengingatkan jamaah untuk berhati-hati walaupun banyak bersedekah. Karena sedekah atau pahala akan hilang dengan tidak disadarinya.
”Bapak-bapak dan ibu-ibu harus hati-hati ya? Karena pahala kita semua habis dengan sendirinya bila apa yang kita lakukan dibicarakan dengan orang lain. Jadi kalau kita bantu orang jangan bilang-bilang agar dapat pahala. Tapi kalau ingin diketahui orang lain atau agar dapat pujian maka itu akan percuma,” terang Imam Besar Masjid Istiqal dengan nada lembut.
Mantan Wakil Menteri Agama ini juga mengingatkan saat bukan Sa’ban dan Ramadan harus banyak bertaubat dan istiqfar mohon ampunan kepada Allah Swt. ”Kita masih dapat kesempatan untuk banyak bertobat dan mohon ampunan terhadap dosa-dosa masa lalu dan solat taubat,” ungkapnya dengan ramah.
Ia lantas menganjurkan jamaah banyak mengerjakan solat malam, membaca Al Qur’an serta mendoakan kedua orang tuanya. ”Hubungan kita dengan Allah sangat baik dilakukan saat malam hari. Makanya banyak solat di malam hari baik itu solat magrib, isya’, subuh, serta solat-solat sunnah. Jadi mari kita curhat kepada Allah di atas sajadah. Jangan curhat ke orang lain. Jangan ceritakan kekurangan pasangan kita ke orang lain,” pinta Prof. Nasaruddin.
Saat Ramadan nanti jamaah diminta untuk tidak tertawa-tertawa di malam hari. Hal itu katanya kurang baik. ”Saat Ramadan gunakan waktu untuk banyak ibadah dan baca Al Qur”an, jangan bicarakan aib orang atau tertawa-tertawa saja,'” ungkapnya.(pon)













