SORONG– Dengan mengusung tema “Mari Kita Jadikan Al- Quran Sebagai Pedoman Hidup”,peringatan Isra & Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Muizz KPR Cenderawasih Green Park Aimas Unit 1 Kabupaten Sorong berlangsung khidmat dan penuh makna.
Dalam tauziahnya, Ust Wahyudin, S.Ag M.Pd yang sehari-hari Kepala KUA Aimas mengajak jemaah untuk membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan benar. Sebab setiap huruf punya arti, sehingga jika salah dalam membaca atau menyampaikannya artinya bisa berbeda.

Peristiwa Isra & Mi’raj merupakan wujud dari begitu mahasucinya Allah. Kalau bukan karena mahasuci Allah tidak mungkin peristiwa Isra’ & Mi’raj yang merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menembus langit ke tujuh bisa terjadi .
Dalam peristiwa Isra’ & Mi’raj, Nabi Muhammad SAW diperintahkan oleh Allah SWT untuk melaksanakan sholat 5 waktu.
Karena itu khidmat dari peringatan Isra Mi’raj adalah untuk selalu mengingatkan umat muslim untuk menegakkan perintah Allah SWT yakni melaksanakan sholat lima waktu.
“Sholat itu wajib dilaksanakan. Tidak boleh ada alasan untuk tidak melaksanakan sholat,”ujar Ust Wahyudin .
Bahwa sholat lima waktu yang dilaksanakan dengan berjamaah, selain pahalanya lebih besar, kehidupan juga akan selalu diberkahi Allah SWT. Saat melangkahkan kaki ke masjid untuk sholat berjamaah, dihapus dosa-dosanya
“Ibu-ibu mau kaya?”, tanya Ust Wahyudin, yang dijawab jemaah” Mauu”. Bagi siapa yang rajin sholat berjamaah, maka Allah SWT tidak akan memberikan kemiskinan dalam hidupnya, melainkan akan di-kayakan hatinya.
“Orang yang kaya itu bukan karena banyak uangnya, orang miskin bukan karena tidak ada hartanya. Tapi orang yang kaya adalah orang yang kaya hatinya, orang yang bersih hatinya , kenapa bersih hanya karena selalu sujud kepada Allah SWT. Jadi laksanakanlah sholat berjamaah,”pesan Ust Wahtuddin.

Jadi yang perlu dicari adalah kaya hati. Banyak harta tapi suami istri ribut karena hatinya kosong,hatinya tidak pada Allah.
Di akhir tauziahnya, Ust Wahyuddin mengatakan, pentingnya umat muslim untuk berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Menjelang Pemilu tanggal 14 Februari yang tinggal menghitung hari, Ust Wahyudin juga mengingatkan jemaah untuk amanah Jangan sampai menerima uang dari para caleg tapi yang dipilih orang lain.
Rangkaian peringatan Isra’ & Mi’raj yang dipandu MC (master of ceremony) Hj Sri Lestari, S.Sos, diawali dengan pembacaan kalam Ilahi oleh imam masjid, Musliadi Al Hafidz dan terjemahan oleh Faiqah Izzah Setiawan. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia, Roy Wondoh.
Sambil menunggu kedatangan Ust Wahyuddin, S.Ag M.Pd, undangan dihibur dengan tampilnya grup kasidah dari ibu-ibu Majelis Taklim Al Muizz yang kompak mengenakan gamis dan jilbab putih .
Selain Ketua Takmir Ahmad Idris , dan pengurus masjid serta warga KPR Cenderawasih, peringatan Isra’ & Mi’raj turut dihadiri undangan dari perwakilan beberapa ibu-ibu majelis taklim di Distrik Aimas Kabupaten Sorong.(ros)
















