• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 15 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Gerhana Bulan, Waspada Air Laut Pasang dan Banjir Rob

by admin
8 November 2022
in Nasional
0
Gerhana Bulan, Waspada Air Laut Pasang dan Banjir Rob
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG-Pengamat di 4 wilayah pada bagian Indonesia Timur akan mendapati Bulan sudah dalam fase gerhana penumbra pada saat Bulannya terbit. Selanjutnya, dapat mengamati Gerhana Bulan total 8 November 2022 hingga gerhana berakhir. Demikian diungkapkan Kepala Stasiun Geofisika Sorong, Dedy Irjayanto, S.Si, M.Sc.

Perlu diketahui, yang disebut Gerhana Penumbra adalah terjadi ketika seluruh bagian bulan berada dibagian penumbra (bayangan kabur yang terjadi pada saat gerhana). 

Berita Terkait

Pemuda Adat Domberay Didorong Jadi Garda Terdepan Pemajuan Kebudayaan

Pemuda Adat Domberay Didorong Jadi Garda Terdepan Pemajuan Kebudayaan

11 Agustus 2026
40
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51
Bertemu Presiden Prabowo, KADIN PBD Dorong Pariwisata dan KEK Sorong Jadi Motor Ekonomi

Bertemu Presiden Prabowo, KADIN PBD Dorong Pariwisata dan KEK Sorong Jadi Motor Ekonomi

3 Agustus 2026
114

Dedy menjelaskan 4 wilayah yang mendapati bulan dalam fase gerhana penumbra adalah Papua, Papua Barat dan sebagian Maluku Utara serta sebagian Maluku. Dedy mengungkapkan untuk durasi gerhana dari fase Gerhana mulai pukul 17.00.38 WIT (P1) hingga Gerhana berakhir pada pukul 22.57.43 WIT (P4) atau sekitar 5 jam 57 menit 5 detik. 

ADVERTISEMENT

“Sedangkan durasi parsialitas, yaitu lama waktu dari fase Gerhana sebagian mulai pukul 18.08.59 WIT (U1) hingga Gerhana sebagian berakhir pukul 21.49.22 WIT (U4) atau terjadi selama 3 jam 40 menit 23 detik. Sedangkan, durasi totalitas Gerhana Bulan Total akan berlangsung selama 1 jam 25 menit 44 detik,”jelasnya. Selasa (8/11).

  Dedy menambahkan untuk pengamat yang berada di antara garis U1 dan U2, yaitu di sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa Timur akan dapat mendapati Bulan sudah dalam fase gerhana sebagian pada saat Bulannya terbit dan akan dapat mengamati gerhana hingga gerhananya berakhir.  

“Pengamat yang berada di antara garis puncak dan U2, yaitu di sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian besar Kalimantan Barat, sebagian besar Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, sebagian Bengkulu, Bangka Belitung, sebagian besar Jambi, sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian besar Riau, dan Kepulauan Riau akan dapat mengamati fase gerhana total hingga gerhana berakhir,”terangnya.

Kemudian, sambung Dedy Bulan dalam fase gerhana total saat Bulan sedang terbit akan didapati oleh pengamat yang berada di antara garis Puncak dan U3, yaitu di sebagian kecil Bengkulu, sebagian kecil Jambi, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian kecil Riau, Sumatera Utara, dan Aceh untuk selanjutnya akan dapat mengamati Gerhana Bulan Total 8 November 2022 hingga gerhana berakhir.

 Dikatakan Dedy, dampak gerhana bulan dapat menyebabkan terjadinya pasang surut air laut, atau banjir rob.”Kami mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi kenaikan permukaan air laut yang diakibatkan pasang laut,”ujarnya.

 Dedy menambahkan Gerhana Bulan Total 8 November 2022 merupakan anggota ke 20 dari 72 anggota pada seri Saros 136. Gerhana bulan sebelumnya yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah Gerhana Bulan Total 28 Oktober 2004.      Adapun gerhana Bulan yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana bulan ini adalah Gerhana Bulan Total 18 November 2040, yang juga akan dapat diamati dari Indonesia.

“Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya,”tuturnya.

 Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah.(juh)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Manokwari Perlu Transformasi Pembangunan

Next Post

Kilang Kasim Dengarkan Keluh Kesah Pejuang Pendidikan

Related Posts

Pemuda Adat Domberay Didorong Jadi Garda Terdepan Pemajuan Kebudayaan
Nasional

Pemuda Adat Domberay Didorong Jadi Garda Terdepan Pemajuan Kebudayaan

11 Agustus 2026
40
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
Berita Utama

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51
Bertemu Presiden Prabowo, KADIN PBD Dorong Pariwisata dan KEK Sorong Jadi Motor Ekonomi
Nasional

Bertemu Presiden Prabowo, KADIN PBD Dorong Pariwisata dan KEK Sorong Jadi Motor Ekonomi

3 Agustus 2026
114
Komandan Kodaeral XIV Sorong Resmikan Penggunaan Flat Bintara/Tamtama Wiratno
Berita Utama

Komandan Kodaeral XIV Sorong Resmikan Penggunaan Flat Bintara/Tamtama Wiratno

25 Juni 2026
16
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
Berita Utama

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

19 Juni 2026
5
Pengembangan Kilang Kasim Layak Diusulkan jadi Proyek Strategis Nasional
Berita Utama

Pengembangan Kilang Kasim Layak Diusulkan jadi Proyek Strategis Nasional

19 Juni 2026
45
Next Post
Kilang Kasim Dengarkan Keluh Kesah Pejuang Pendidikan

Kilang Kasim Dengarkan Keluh Kesah Pejuang Pendidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Ketua DPR Provinsi Papua Barat Daya Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Ketua DPR Provinsi Papua Barat Daya Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

15 Agustus 2026
PIMPINAN DAN ANGGOTA DPR PROVINSI PAPUA BARAT DAYA MENGUCAPKAN DIRGAHAYU RI KE-81

PIMPINAN DAN ANGGOTA DPR PROVINSI PAPUA BARAT DAYA MENGUCAPKAN DIRGAHAYU RI KE-81

15 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!