SORONG-Dengan mengusung tema Pelopor, Inspirasi, dan Berani Bereaksi maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi (PPPA) Papua Barat (PB) menggelar kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Pemenuhan Hak Anak pada Lembaga Pemerintah, non Pemerintah, Media dan Dunia Usaha Kewenangan Provinsi Pengembangan Kapasitas Forum Anak Daerah Provinsi Papua Barat. Kegiatan berlangsung selama 2 hari, yakni tanggal Kamis (4/8) dan Jumat (5/8) di Hotel Darefan Km 7.
Staf Ahli Wali Kota Sorong Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik , Abdul Rahim Oeli, SE, mewakili Gubernur Provinsi Papua Barat, usai membuka kegiatan tersebut kepada Radar Sorong mengatakan bahwa Penting memberikan tempat bagi anak-anak untuk mengungkapkan pendapatnya dan didengarkan secara serius.

“Membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan, membangun sikap, percaya diri, pun rasa tanggung jawab. Kesemuanya itu dapat mendukung anak unt tumbumh dan berkembang dengan potensi mereka secara penuh. Hal sangat penting karena anakanak akan menjadi dewasa dan menil pemimpin dikemudian hari.
Lanjutnya, atas nama pemerintah Provinsi Papua Barat menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan penguatan kapasitas forum anak daerah. Sebagai salah satu wahana bagi anak untuk menerima informasi yang berkaitan dengan peran serta forum anak masyarakat,
“Untuk itu, kepada seluruh peserta untuk dengarkan materi-materi yang disampaikan narasumber, dengan tekun dan gembira. Saya yakin banyak manfaat dan ketika kembal ke daerah masing-masing, agar untuk menyampaikan kembali apa yang didapat dari kegiatan ini kepada teman-temannya. Sehingga mereka tahu bahwa anak juga mempunyai peran yang sama dengan orang dewasa untuk menyampaikan aspirasi dan mengeluarkan pendapat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat, Elsina Sesa,S.Sos.MM kepada Radar Sorong, Jumat (5/8) mengatakan bahwa Untuk memenuhi hak partisipasi anak dalam pembangunan yang sesuai dengan amanat dan undang-undang tentang perlindungan anak. Sehingga Pemerintah Provinsi Papua Barat membentuk forum anak sebagai wadah partisipasi anak dalam menyalurkan aspirasi, suara, pandangan, keinginan, dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.
“Untuk memaksimalkan peran forum anak tersebut, maka dilaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas forum anak daerah agar pe berperan sebagai pelopor dan pelapor berpartisipasi dalam pembangunan daerah di Provinsi Papua Barat,” jelasnya.(zia)















