SORONG -Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, dengan penandatanganan berita acara pengukuhan.
Elisa Kambu resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya.

Elisa Kambu yang juga sebagai Gubernur Papua Barat Daya ini mengatakan bahwa kehadiran Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya lahir dari kepedulian bersama para alumni terhadap tanah Papua.
Menurutnya, Kota Studi Hollandia memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban dan pendidikan pertama di Tanah Papua yang telah melahirkan banyak generasi terdidik.
“Forum ini hadir untuk terus merajut dan merawat kebersamaan di antara sesama alumni Kota Studi Hollandia. Kita datang dari berbagai latar belakang, bukan untuk kepentingan lain, tetapi untuk berkonsolidasi dan menunjukkan kepedulian dalam membangun tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya,” katanya.
Elkam menegaskan, tujuan utama organisasi ini adalah menjadi berkat bagi sesama serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk meninggalkan ego pribadi dan bekerja bersama demi kepentingan yang lebih besar.
“Elumni Kota Studi Hollandia memiliki tanggung jawab besar dalam membangun tanah Papua. Kita harus tampil berbeda, bukan untuk bersaing, tetapi untuk saling mengingatkan dan semakin solid,” katanya.
Elisa juga menekankan, perjuangan pembangunan Papua belum selesai. Menurutnya, perjuangan akan selesai ketika tidak ada lagi ibu yang kehilangan nyawa saat melahirkan dan ketika semua anak Papua mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya hadir untuk semua anak bangsa. Mari bersama menjaga persatuan dan persaudaraan serta hidup berdampingan untuk membangun Papua Barat Daya dan tanah Papua secara umum,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus dan pelaksanaan rapat kerja ini merupakan momentum penting dalam memperkuat peran organisasi alumni sebagai wadah silaturahmi, persaudaraan, sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Wagub menilai alumni Kota Studi Hollandia memiliki sejarah panjang, pengalaman, serta nilai kebersamaan yang kuat sejak masa studi, yang hingga kini tetap menjadi kekuatan sosial yang sangat berharga.
“Saya percaya organisasi alumni tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bernostalgia, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Wagub menambahkan, sebagai provinsi yang relatif baru, Papua Barat Daya membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para alumni yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan luas.
Karena itu, ia berharap melalui rapat kerja yang digelar dapat dirumuskan program-program kerja yang realistis, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kemudian, Ketua Panitia Amus Yanto Ijie menyampaikan bahwa kegiatan pengukuhan dan Rapat Kerja I DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya menjadi momentum bersejarah dalam memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempertegas peran alumni dalam pembangunan daerah.
Dikatakan, rangkaian kegiatan meliputi pengukuhan pengurus DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya, launching LBH Hollandia, rapat kerja organisasi, serta buka puasa bersama.(*/zia)















