• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 24 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Eliminasi Malaria, Dinkes Bagikan 57.200 Kelambu Massal

by admin
1 Maret 2023
in Metro Sorong
0
Eliminasi Malaria, Dinkes Bagikan 57.200 Kelambu Massal

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Dr.Susane Wanane secara simbolis menyerahkan Kelambu kepada perwakilan Puskemas Remu.(Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT


SORONG-Dalam rangka mencegah penyakit Malaria atau percepatan Eliminasi Malaria di Papua Barat Daya, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya akan membagikan atau mendistribusikan Kelambu Baru Anti Nyamuk Massal secara serentak yang dimulai pada Maret 2023.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Dr.Susane Wanane ketika memberikan sambutan.(Fauzia/Radar Sorong)

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Dr.Susane Wanane mengatakan bahwa Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya karena dapat menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian serta sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Berita Terkait

Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Curat, Sejumlah Barang Milik Korban Berhasil Diamankan

Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Curat, Sejumlah Barang Milik Korban Berhasil Diamankan

23 September 2026
8
Wali Kota Sorong Serahkan Bantuan Ternak dan Alsintan untuk OAP

Wali Kota Sorong Serahkan Bantuan Ternak dan Alsintan untuk OAP

22 September 2026
7
Coffee Morning, Kapolda PBD Dorong Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Keamanan Daerah

Coffee Morning, Kapolda PBD Dorong Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Keamanan Daerah

22 September 2026
23

Dikatakan bahwa Provinsi Papua Barat Daya masih merupakan daerah endemis malaria dengan angka kejadian kasus malaria sebesar 7,3 Kasus per 1.000 penduduk dengan jumlah kasus sebanyak 3.663 kasus malaria.

“Dari 6 kabupaten/kota wilayah Papua Barat Daya terdapat dua kabupaten berstatus endemis tinggi yaitu Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Raja Ampat, sedangkan Kabupaten Sorong, Maybrat, dan Kota Sorong berstatus endemis sedang. Kabupaten Sorong Selatan dinyatakan lulus dalam penilaian eliminasi malaria pada tanggal 3 sampai 5 November 2022 dan menjadi kabupaten pertama di Tanah Papua yang dinyatakan bebas malaria,” katanya.

Lanjutnya bahwa Papua Barat Daya menargetkan bebas , malaria akan dicapai di tahun 2027 sesuai dengan komitmen bersama antara Gubernur, Bupati/Walikota dan Ketua DPRD se-Papua Barat pada bulan Agustus tahun 2017 di Manokwari.
“Hal ini sejalan dengan target eliminasi malaria nasional yang ditetapkan pada tahun 2030,” ujarnya.

Dr.Susane Wanane mengatakan Untuk mempercepat pencapaian bebas malaria, akan dilakukan pendistribusian kelambu anti nyamuk kepada masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah endemis tinggi, serentak pada bulan Maret tahun 2023.

“Mau hidup nyaman, pakai kelambu. Kelambu dikasih pemerintah secara cuma-cuma, gratis,” tegasnya.

Dijelaskan bahwa Pendistribusian kelambu massal untuk kabupaten endemis tinggi malaria yaitu Kabupaten Tambrauw sebanyak 13.450 kelambu kepada seluruh masyarakat di semua kampung per kelompok tidur. Kemudian untuk pendistribusian kelambu massal fokus untuk daerah endemis sedang dan rendah yaitu Kota Sorong sebanyak 31.750 kelambu, Kabupaten Sorong sebanyak 2.350 kelambu, Kabupaten Raja Ampat sebanyak 7.200 kelambu, Kabupaten Sorong Selatan sebanyak 1.750 kelambu dan Kabupaten Maybrat sebanyak 700 kelambu.

“Kelambu hanya diberikan kepada masyarakat yang bertempat tinggal di kampung endemis tinggi sesuai dengan hasil perencanaan puskesmas yang telah dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 18 Februari 2023. Sehingga total kelambu yang akan didistribusikan di wilayah Papua Barat Daya sebanyak 57.200 kelambu. Pemberian kelambu massal ini diperkirakan akan dapat melindungi 103.047 jiwa,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Berdasarkan pengalaman di Indonesia dan hasil penelitian di Afrika, apabila cakupan pembagian kelambu anti nyamuk massal tercapai minimal 95% dan 85% penduduk menggunakan kelambu di malam hari dapat menurunkan 50% kasus malaria di tahun berikutnya.

“Dari hasil survey, masyarakat paling banyak mulai menggunakan kelambu pukul 21.00 WIT sehingga dari pukul 18.00 WIT masyarakat diharapkan melakukan pencegahan dengan memakai obat nyamuk atau menggunakan lotion anti nyamuk, memakai baju dan celana panjang ketika berada di luar rumah karena nyamuk Anopheles penular malaria menggigit dari pukul 18.00 WIT sampai dengan 06.00 WIT,” ujarnya.

Lanjutnya, Di tahun 2020 di Provinsi Papua Barat telah dibagikan kelambu massal dengan cakupan pembagian sebesar 98% dan berdasarkan hasil survey, 73% masyarakat menggunakan kelambu pada malam hari dan 27% tidak menggunakan kelambu dengan alasan sebagian besar merasa panas dan menganggap ukuran kelambu kecil.

“Hal ini disebabkan karena kualitas kelambu yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Untuk kelambu yang akan dibagikan pada Maret 2023 berbeda dengan kelambu yang dibagikan tahun 2020. Kelambu baru kali ini terbuat dari bahan polyester sehingga lebih halus, lembut, tidak berkerut, tidak terasa panas, dengan ukuran yang lebih besar sehingga lebih nyaman dan melindungi masyarakat dari gigitan nyamuk malaria yang menggigit pada malam hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan Kelambu anti nyamuk didistribusikan ke masyarakat setelah dilakukan pendataan kebutuhan kelambu berdasarkan kelompok tidur per kepala keluarga oleh kader dan petugas Kesehatan. Pembagian dilakukan di setiap RT, posyandu, dan puskesmas.

“Masyarakat dapat mendatangi pos pembagian kelambu sesuai dengan jadwal pembagian yang dibuat oleh puskesmas setempat. Kelambu yang diterima harus segera di buka dari kemasannya dan di angin-anginkan selama 24 jam sebelum dipakai agar obat anti nyamuk bekerja maksimal dan ganti kelambu lama dengan kelambu yang baru,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Dari pantauan Radar Sorong, pembagian perdana Kelambu secara simbolis diserahkan kepada perwakilan dari Puskesmas Remu. Yang dilaksanakan pada Rabu (1/3) di Vega Hotel. (zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembuatan Pasport di Imigrasi Sorong Naik Signifikan

Next Post

Pelantikan DPD, Ketua KPU: Apa yang Dilakukan PDI Show Force

Related Posts

Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Curat, Sejumlah Barang Milik Korban Berhasil Diamankan
Metro Sorong

Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Curat, Sejumlah Barang Milik Korban Berhasil Diamankan

23 September 2026
8
Wali Kota Sorong Serahkan Bantuan Ternak dan Alsintan untuk OAP
Metro Sorong

Wali Kota Sorong Serahkan Bantuan Ternak dan Alsintan untuk OAP

22 September 2026
7
Coffee Morning, Kapolda PBD Dorong Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Keamanan Daerah
Metro Sorong

Coffee Morning, Kapolda PBD Dorong Kolaborasi Lintas Elemen Jaga Keamanan Daerah

22 September 2026
23
Komandan Kodaeral XIV Sorong Hadiri Pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 ke Kawasan Pasifik Selatan
Metro Sorong

Komandan Kodaeral XIV Sorong Hadiri Pelepasan Satgas Terpadu Port Visit 2026 ke Kawasan Pasifik Selatan

22 September 2026
8
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya Serahkan Ranperda APBD-P 2026 ke DPRP
Metro Sorong

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya Serahkan Ranperda APBD-P 2026 ke DPRP

21 September 2026
32
Polda Papua Barat Daya Musnahkan 22,86 Gram Sabu Barang Bukti Perkara Narkotika
Metro Sorong

Polda Papua Barat Daya Musnahkan 22,86 Gram Sabu Barang Bukti Perkara Narkotika

21 September 2026
9
Next Post
Pelantikan DPD, Ketua KPU: Apa yang Dilakukan PDI Show Force

Pelantikan DPD, Ketua KPU: Apa yang Dilakukan PDI Show Force

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

Terancam 15 Tahun Penjara, WS WNA China Jadi Tersangka Perburuan Penyu Sisik di Raja Ampat

23 September 2026
Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!