• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 20 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Dukung Pengembangan Konservasi Perairan

by admin
22 Februari 2022
in Metro Sorong
0
Dukung Pengembangan Konservasi Perairan

Persiapan survei terumbu karang untuk mendukung pengembangan kawasan konservasi perairan di Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Tambrauw. AYU/ RADAR SORONG

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG – Melimpahnya potensi keanekaragaman hayati di Bentang Laut Kepala Burung, membuat Pemerintah Provinsi Papua Barat begitu konsisten dalam melakukan upaya konservasi perairan. Salah satunya melalui program blue action, yang diselenggarakan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Senin (21/2).

Provinsi Papua Barat dengan luas wilayah laut 106.598,9 Km2 dan panjang garis pantai 12.455 Km, telah dihuni lebih dari 1.700 spesies ikan karang dan 600 spesies karang keras, serta ekosistem mangrove seluas 482.029 hektare. Untuk itu diperlukan pengelolaan sumber daya pesisir terpadu yang mengedepankan aspek pelestarian sumberdaya laut dan perikanan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan setempat.

Berita Terkait

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung

19 Oktober 2026
6
Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas

Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas

19 Oktober 2026
9
Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan

Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan

17 Oktober 2026
16

“Sumber daya hayati terbaharukan ini tentunya harus kita jaga dan lestarikan. Terkait hal tersebut, arah pembangunan di Provinsi Papua Barat memprioritaskan aspek konservasi yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Khusus Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Papua Barat,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Jacobis Ayomi.

Ia menerangkan, pembangunan tidak saja fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keberlangsungan lingkungan tempat hidup dan pemberian hak akses masyarakat lokal dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan.

Ayomi melanjutkan, Pemerintah Provinsi melalui Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Tahun 2019-2039 mengalokasikan 4,1 juta hektare atau 39,9% luas wilayah laut Papua Barat sebagai Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau- pulau Kecil. Luas tersebut berkontribusi sekitar 13,8% terhadap luasan target nasional. Termasuk di dalamnya pengembangan wilayah kelola masyarakat hukum adat yang tersebar di beberapa kabupaten pesisir di Provinsi Papua Barat.

Untuk mewujudkan alokasi tersebut, saat ini Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen mendorong pengembangan kawasan konservasi perairan di perairan Misool bagian utara, Kabupaten Raja Ampat, dengan luas 308.692 hektare, dan Maksegara yang melintasi Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw dengan luas 135.302 hektare. Di samping itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga berkomitmen mendampingi masyarakat hukum adat dalam mengembangkan dan mengelola wilayah kelola adatnya secara berkelanjutan.

Bird’s Head Seascape Manager YKAN Lukas Rumetna menambahkan, dalam rangka percepatan dan mendukung upaya tersebut maka YKAN bersama para mitra yang terdiri dari Universitas Papua, Dewan Adat Suku Maya, dan Yayasan Nazaret Papua Barat, dengan dukungan pendanaan dari Blue Action Fund telah melaksanakan program sejak Desember 2020 lalu di Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Tambrauw.

“Program tersebut diimplementasikan melalui tiga program utama, yaitu penetapan dan pengelolaan kawasan konservasi yang dipadukan dengan pengelolaan perikanan skala kecil, peningkatan kapasitas pengelola kawasan konservasi, perikanan skala kecil dan masyarakat hukum adat, serta pengembangan mata pencaharian masyarakat,” imbuh Lukas Rumetna.

Upaya tersebut sebenarnya sudah selaras dengan program pemerintah dalam rangka pencapaian target 30 juta hektare kawasan konservasi pada tahun 2030 atau 10% dari luas perairan Indonesia. Oleh karenanya output yang diharapkan dari program blue action, tentu saja untuk mensukseskan sejumlah kegiatan konservasi wilayah perairan yang ada di Papua Barat. (ayu)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Anggaran Terbatas, Pembangunan Desa Tetap Berjalan

Next Post

KM Sabuk Nusantara 96 Kandas dekat Kampung Rutum

Related Posts

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung
Metro Sorong

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung

19 Oktober 2026
6
Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas
Metro Sorong

Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas

19 Oktober 2026
9
Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan
Metro Sorong

Kota Sorong ‘Dihantam’ Inflasi, TPID Kumpulkan Stakeholder dan Perlebar Pengawasan di Lapangan

17 Oktober 2026
16
Sambut HUT ke-24 Propam Polri, Bidpropam Polda Papua Barat Daya Salurkan Bansos dan Air Bersih
Metro Sorong

Sambut HUT ke-24 Propam Polri, Bidpropam Polda Papua Barat Daya Salurkan Bansos dan Air Bersih

16 Oktober 2026
21
Korban Speedboat Tenggelam Sudah Tiba di Kokas Fakfak
Metro Sorong

Korban Speedboat Tenggelam Sudah Tiba di Kokas Fakfak

13 Oktober 2026
47
Data Emisi Kota Sorong Belum Tersedia, DPPLH Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Siapkan SIGRK
Metro Sorong

Data Emisi Kota Sorong Belum Tersedia, DPPLH Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Siapkan SIGRK

13 Oktober 2026
66
Next Post
KM Sabuk Nusantara 96 Kandas dekat Kampung Rutum

KM Sabuk Nusantara 96 Kandas dekat Kampung Rutum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung

Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Temukan 21 Ekor Nuri Hitam di KM Sinabung

19 Oktober 2026
Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas

Patut Diapresiasi! Kapolda dan Wakapolda Papua Barat Daya Turun Tangan Langsung Atur Lalu Lintas

19 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!