


SORONG- Terpanggil untuk turut membantu rakyat Palestina yang tertindas atas zionis Israel, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Distrik Aimas Kabupaten Sorong mengumpulkan dana kemanusiaan dalam pengajian rutin yang digelar di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Malawili Distrik Aimas, Minggu (5/11).
Dari ibu-ibu pengajian dan tamu undangan yang hadir, terkumpul bantuan donasi Rp .6.500.000. Ketua BKMT Distrik Aimas, Hj Sri Lestari, S.Sos mengatakan bantuan kemanusiaan ini tentunya untuk turut meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. “Serta kita juga berjihad dengan sedikit rejeki untuk persaksian kita dihadapan Allah SWT, bahwa kita telah ikut berjuang untuk bumi Palestina,”ujar Hj Sri Lestari.
Kotak donasi untuk Palestina diedarkan ke ibu-ibu pengajian dan tamu undangan saat dilantunkannya sholawat yang menambah kian khidmatnya upaya bantuan kemanusian bagi warga Palestina.
Sesuai dengan tema yang diusung dalam pengajian rutin BKMT Distrik Aimas “Istiqomah Menuju Surga Allah”. Dalam tauziahnya, Letkol Laut (KH) Jayadi, M.A mengatakan, Istiqomah adalah cara kita bagaimana menuju surganya Allah SWT. Untuk menuju syurga Allah terlihat dari 4 hal yakni, taat didalam menjalankan kewajiban atas segala perintah Allah SWT , memelihara diri dengan menjauhi laranganNya, bersyukur atas kenikmatan yang diraih serta sabar di dalam menuju surga Allah SWT.
Agar segala amal perbuatan kita diterima oleh Allah SWT maka 4 hal menuju ke surganya Allah SWT perlu disempurnakan . Dikatakan Letkol Jayadi , taat didalam menjalankan kewajiban itu disempurnakan dengan ikhlas.
“Yang kedua, memelihara diri dengan menjauhi laranganNya itu disempurnakan dengan bertaubat. Yang ketiga, bersyukur atas kenikmatan-kenikmatan itu disempurnakan dengan melihat kelemahan diri sendri, dan yang keempat, sabar didalam menuju surga itu disempurnakan dengan tawaqqal sepenuh hati pada Allah SWT,”jelas Ust Jayadi yang sehari-hari Kasubdisbintal Disminpers Koarmada III.
Dalam pengajian rutin BKMT Distrik Aimas , tauziah yang disampaikan Ust Jayadi cukup hidup karena berapa kali diselingi dengan penggalan nyanyian qasidah ataupun dangdut yang dibawakan oleh Ust Jayadi dan diikuti ibu-ibu pengajian.
Suasana pun makin tambah hidup saat Ust Jayadi menyinggung soal manusia yang tidak luput dari dosa. Termasuk sikap istri yang banyak berdosa kepada suaminya.
“Walaupun istri banyak dosa, tapi istri merasa tidak pernah salah. Istri selalu benar,”ujar Ust Jayadi yang disambut senyum-senyum manyun dari ibu-ibu yang hadir.
Dalam penyampaian tauziahnya, Ust Jayadi juga kerap melontarkan sapaan “ Jemaah oh Jemaah, Alhamdulillah” yang. mengingatkan Jemaah pengajian pada Ust Maulana.
Memaparkan point kedua, dikatakan Ust Jayadi, hendaknya kita selalu memelihara diri agar jangan sampai terjerumus di dalam neraka. Namun sekuat tenaga kita untuk memelihata diri untuk tidak terjerumus di dalam dosa dan maksiat, tetapi tetap saja manusia bisa melakukan dosa.
Hal ini karena yang maksum (terpelihara dari maksiat dan dosa) adalah hanya Nabi Muhammad SAW. “Disengaja atau tidak, dosa kecil atau dosa besar, siapa yang tidak pernah melakukan dosa,”tanya Ust Jayadi.
Terkait dengan manusia yang selalu melakukan dosa, Ust Jayadi pun kembali melantunkan nyanyian qasidah,” “Begini dosa-begitu dosa dimana-mana orang berdosa, begini dosa, begitu dosa, dimana-mana mana orang berdosa”.
Bahwa manusia tempatnya salah, tidak ada manusia yang luput dari dosa, karena itu untuk menuju surganya Allah SWT, hendaknya dalam memelihara diri dengan menjauhi larangannya disempurnakan dengan taubat.
Selain bertaubat, sebelumnya, Ust Jayadi juga mengingatkan jemaah pengajian untuk istiqomah dengan selalu ikhlas dalam menjalakan segala perintah Allah SWT.
Dalam rangkaian pengajian rutin BMKT Distrik Aimas yang dipandu MC (Master Of Ceremony) Hj Purwanti, S.Sos, Ketua Takmir Masjid Baiturrahman yang diwakili Ust Ansar menyambut baik kegiatan pengajian rutin yang digelar BKMT Distrik Aimas dan berharap agar pengajian mendapatkan keberkahan bagi kita semua.
Ketua BKMT Kabupaten Sorong, Hj Lilis Fatimah, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan pentingnya persatuan dikalangan umat muslim. Menyongsong Pesta Demokrasi 2024 mendatang, Lilis Fatimah mengajak ibu-ibu pengajian mendoakan agar ibu-ibu yang nyaleg bisa lolos jadi wakil rakyat.
“Janganlah kta bercerai berai. Biarlah pilihan kita beda yang penting kita tetap bersatu, yang panting kita tetap semangat. Yang penting kita tetap ingat bahwa semuanya Allah lah yang mencipatkan dan Allah yang membolak balikkan hati kita. Untuk itu ayo kita jaga keimanan kita, jaga kekuatan kita dan jaga ksehatan kita,”ajak Lilis Fatimah penuh semangat.
Menyemarakkan suasana pengajian rutin BKMT Distrik Aimas, diawal acara tampil grup qasidah Al Halim Jalur A1. Hadiir dalam pengajian rutin BKMT Distrik Aimas, anggota DPRD Provinsi Papua Barat dari Partai Golkar, Jein Vebri Anjar dan anggota DPRD Kabupaten Sorong dari PDIP, Nurtina Lasaka, S.Pd MM, ketua-ketua pengajian di komplek Kelurahan Malawili dan tamu undangan lainnya. (ros)















