Elisa Kambu: Semua Anak Papua Miliki Hak yang Sama, Jangan Ada Batasan.
SORONG-Bupati Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Elisa Kambu tidak menepis isu dirinya akan terlibat dalam pesta demokrasi 2024 mendatang di wilayah Papua Barat Daya. Elisa bahkan terang-terangan membenarkan isu dirinya akan maju pada pemilihan Gubernur Papua Barat Daya.
Elisa Kambu menjelaskan semua anak Papua atau khususnya orang asli Papua memiliki hak yang sama dalam mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai kepala daerah di tanah Papua sesuai UU Otsus.
“Untuk tanah Papua ini karena kami memiliki UU Otsus maka kepala daerah dijabat oleh orang asli Papua. Artinya, semua OAP memiliki hak yang sama mencalonkan diri dan dicalonkan dan tidak ada aturan yang melarang apalagi membatasi,”jelasnya kepada awak media, Rabu (12/7).
Elisa menambahkan khususnya anak papua di wilayah Papua Barat Daya yang menetap ataupun tinggal di luar PBD memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri. Bahkan dirinya pun berhak mencalonkan diri.
“Tdak ada yang bisa membatasi. Bahkan saya pribadi pun memiliki hak juga, maju sama-sama semuanya kalau dapat kepercayaan partai dan terakhir rakyat yang pilih. Anak Papua harus diberikan ruang yang cukup, terakhir penentuan ada di partai tetapi bisa juga perseorangan atau independen tergantung cara kerja mereka,”ujarnya.
Elisa secara terang-terangan juga siap maju dalam pemilihan Gubernur Papua Barat Daya pada pemilu 2024 nanti.
“Kalau saya tidak siap kenapa saya harus datang main-main ke sini (PBD),”ujarnya seraya tersenyum.
Elisa bahkan menyindir video dari beberapa oknum kelompok tertentu yang mengklaim hadirnya PBD karena diperjuangkan kelompok tersebut.
“Saya pikir bahwa video yang beredar itu ada kebohongan, kebohongannya itu bahwa dikatakan provinsi ini hanya diperjuangkan oleh segelintir orang saja, padahal tidak. Semua orang PBD mau OAP maupun orang nusantara lain di sini telah berkontribusi untuk menghadirkan provinsi ini, tidak ada satu kelompok tertentu,”ujarnya.
Masyarakat harus tahu, sambung Elisa bahwa kehadiran provinsi PBD karena kerja keras semua masyarakat PBD termasuk didalamnya masyarakat nusantara yang telah hidup dan besar serta ikut berjuang memajukan daerah ini dan juga berjuang untuk kehadiran PBD.
“Mereka berjuang dengan caranya masing-masing, ada yang berdoa, mendukung dengan materi, ada yang punya relasi dengan anggota DPR RI, Pemerintah Pusat, semua ini karena kerja keras bersama. Jadi tidak ada satu kelompok kecil yang bilang mereka berjasa dan sebagainya,”tegasnya.
Ingat bahwa PBD adalah rumah besar bagi semua orang yang hidup diatas tanah ini. Baik yang lahir dan besar di sini maupun yang merantau.
“Ini rumah kita, kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga, merawat rumah ini agar rumah berdiri kokoh dan orang yang tinggal di sini merasa aman. Oleh sebab itu, semua orang disini harus diberi ruang yang cukup untuk semua orang PBD,”pungkasnya.(rin)















