SORONG-Komunitas Sobat Buku Untuk Papua Sorong atau yang biasa yang dikenal dengan nama Sobat BUP Sorong merupakan salah satu komunitas literasi yang berada di Kota Sorong. Komunitas ini sendiri telah dibentuk sejak 23 April 2013 lalu. Telah berusia 1 dekade atau 10 tahun, BUP Sorong telah berhasil mendirikan 5 Rumah Baca sebagai upaya membudayakan minat baca terhadap masyarakat.
Ketua Panitia, Mario Pangau, kepada Radar Sorong, mengatakan bahwa Awal terbentuknya komunitas ini pun berawal dari pencarian relawan melalui media sosial di awal 2013 oleh inisiator Buku Untuk Papua (BUP), Dayu Rifanto untuk wilayah tanah Papua.
“Lalu, melihat adanya dukungan tersebut, para relawan yang memiliki jiwa sosial dan kepedulian terhadap pendidikan dan literasi di Papua ini berkumpul dan bekerja sama dalam membentuk komunitas yang saat ini dikenal sebagai Sobat BUP Sorong,” katanya, Rabu (3/5).
Dikatakan Mario, bahwa Saat ini ada 36 orang volunteer Sobat BUP Sorong yang berada di dalam maupun luar Kota Sorong. Sehingga dari sebuah impian para pemuda tersebut untuk menghadirkan rumah baca yang dapat dinikmati oleh masyarakat di tanah kelahiran mereka. Akhirnya dengan perjuangan dan kerja sama yang solid, bersama warga setempat hingga berhasil mendirikan 5 rumah baca yaitu Rumah Baca Suprau (Suprau), Rumah Baca Akasia (Kilo 18), Rumah Baca Dua Pohon (Tanjung Kasuari), Rumah Baca Klayin (SP 3), dan Rumah Baca Kuadas (Makbon). Dari kelima rumah baca tersebut, yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan saat ini adalah Rumah Baca Suprau.
“Seperti komunitas literasi lainnya, Sobat BUP Sorong juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan yang ada di wilayah Sorong Raya. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan seperti mendonasikan buku ke rumah baca lain yang membutuhkan. Kemudian BUP Sorong juga telah mengadakan seminar Kesehatan (mengenai HIV/AIDS), dan tentunya kegiatan belajar mengajar pada rumah baca,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa, untuk memperingati usia yang ke 10 tahun, BUP Sorong, menggelar lomba mewarnai (usia 3-5 tahun) dan lomba mendongeng (usia 6-10 tahun) di Taman Sorong City, Senin (1/5).
Mario mengatakan hal tersebut guna meningkatkan minat baca dan pengetahuan anak-anak, serta hubungan sosial yang baik dengan sekitarnya.”Untuk itu, kami mengambil tema Satu Dekade Berkarya, Sobat BUP Sorong Kembali Lebih Kuat Dengan Kolaborasi,” ujarnya.
Lanjutnya, Seluruh peserta lomba adalah anak-anak didik dari Rumah Baca Suprau, Papua Berbagi, Rumah Singgah Salt & Light, Rumah Belajar Egad Kairos, Rumah Baca Gerakan Amsal 3 (GA3), dan Rumah Baca Mansapur.
“Untuk keikuitsertaan anak-anak dan para pendampingnya tersebut, kami memfasilitasi penjemputan dari masing-masing lokasi rumah baca. Selain kegiatan lomba tersebut, ada juga lapak baca dari komunitas Sobat BUP Sorong, Rumah Kata, dan Rumah Belajar Egad Kairos. Kami juga membuka donasi buku dan mainan edukatif,” ujarnya.
Ketua Panitia, Mario Pangau, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada para sponsor yang sudah memberi dukungan dalam bentuk materi maupun non-materi. Juga untuk seluruh orang-orang di depan maupun belakang layar yang dengan sepenuh hati bekerja keras menyatukan seluruh ide, pikiran, tenaga pun materi demi lancarnya kegiatan ini.
“Untuk itu, dengan diperingatinya 1 dekade berkarya, komunitas Sobat BUP Sorong terus berupaya menjalin kolaborasi lintas sekat sehingga bersama-sama kita menjadi lebih kuat, lebih solid, dan semakin berdampak untuk Sorong Raya,” pungkasnya.(zia)















