• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 27 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Awasi Keamanan Pangan, BPOM Gelar Advokasi

by admin
10 Maret 2022
in Sorong Raya
0
Awasi Keamanan Pangan, BPOM Gelar Advokasi

Kepala Balai POM di Manokwari, Musthofa Anwari,S.Si,Apt ketika menyampaikan terkait keamanan pangan. FAUZIA/RADAR SORONG

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kota Sorong Sudah Dilakukan Advokasi

SORONG – Pastikan keamanan pangan, Balai POM di Manokwari menggelar advokasi kegiatan keamanan pangan dalam rangka pelaksanaan 3 Program Prioritas Nasional yakni Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPAB) dan Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak Usia Sekolah (PJAS) tahun 2022 di salah satu hotel di Kota Sorong, Rabu (9/3).

Berita Terkait

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
27
PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

9 Agustus 2026
24
PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

8 Agustus 2026
12

Kepala Balai POM di Manokwari, Musthofa Anwari,S.Si,Apt menjelaskan bahwa Advokasi terkait dengan  program prioritas nasional yang diemban oleh Badan POM dan ditindaklanjuti oleh UPT di daerah khususnya di Balai POM di Manokwari. Di mana membawahi Provinsi Papua Barat.

ADVERTISEMENT

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2014 dan targetnya sampai 2024 semua wilayah di Papua Barat sudah melakukan advokasi intervensi program prioritas nasional. Untuk di tahun 2022 ini dilaksanakan di Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat,” ujarnya.

Lanjutnya melalui advokasi tersebut untuk memantapkan komitmen dari lintas sektor yang ada di Kabupaten Sorong untuk bisa saling sinergi dengan BPOM. Sehingga dapat mensukseskan kegiatan prioritas nasional pada tahun ini. Karena setelah advokasi ini ada beberapa tahapan lagi. Mulai dari bimbingan teknis, pembinaan kader di desa, di sekolah dan di pasar.

“Tujuannya adalah pemberdayaan daripada masyarakat atau komunitas,  di sekolah, di pasar maupun di desa dengan tujuan supaya produk ataupun yang dihasilkan dari produk pangan tersebut adalah aman dan tidak mengandung bahan berbahaya,” ungkapnya.

Musthofa juga mengatakan bahwa di wilayah Papua Barat produk-produk yang mengandung bahan berbahaya itu sangatlah jarang, karena di wilayah Papua Barat untuk alamnya, aneka keragaman hayatinya semuanya adalah fresh, bisa dari buah-buahan yang berlimpah.

“Kegiatan ini semuanya sudah dilaksanakan sejak tahun 2014 jadi misalkan di Kabupaten Manokwari, di Kota Sorong itu sudah dilakukan advokasi dan kita tinggal lakukan pemantauan secara berkala. Selama ini di Kota Sorong, hasil laporan itu tidak ada temuan terkait dengan tiga program tersebut. Kita memberdayakan dari sekolah, pasar dan juga dari desa yang intervensi,” sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya program ini adalah sebagai trigger saja, karena tidak semua desa misalkan di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong itu bisa dilakukan intervensi. Pentingnya intervensi advokasi ini supaya ke depannya bisa mereplikasi kegiatan tersebut dari pemerintah daerah sendiri, dengan melihat manfaat dari pada kegiatan ini untuk memberdayakan dengan melakukan replikasi baik itu untuk desanya terhadap desa yang lain.

“Tentunya itu adalah komitmen dari pemerintah daerah setempat, terkait juga dengan penganggarannya dan kegiatannya untuk melakukan replikasi,” katanya.

Salah satunya, untuk di desa nantinya BPOM melakukan pembinaan dan juga membekali setiap unitnya dengan ilmu untuk melakukan pengujian secara mandiri.

“Agar bisa mendeteksi adanya produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks, dan formalin, tanpa harus BPOM turun tangan,” ujarnya.

Ia menambahkan Daerah yang belum melaksanakan kegiatan advokasi diantaranya Maybrat, Sorsel, Tambrauw, Pegaf Teluk Wondama. Sehingga target penyelesaian sampai tahun 2024.

“Kita harapkan nanti di 2024,semua kabupaten kota yang ada di Provinsi Papua Barat itu sudah kita lakukan intervensi di 3 program prioritas nasional tersebut,” pungkasnya.(zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Bupati : Jangan Main-Main Dengan Dana Kampung

Next Post

Jalin Silaturahmi, Radar Sorong Sambangi UT Sorong

Related Posts

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM
Sorong Raya

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
27
PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum
Sorong Raya

PLN dan Kejaksaan Negeri Sorong Tandatangani Kerja Sama Pendampingan Hukum

9 Agustus 2026
24
PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong
Sorong Raya

PLN Salurkan Bantuan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Sorong

8 Agustus 2026
12
Kodaeral XIV Gelar Baksos dan Bakkes, Sasar Ratusan Masyarakat di Pulau Kasim
Sorong Raya

Kodaeral XIV Gelar Baksos dan Bakkes, Sasar Ratusan Masyarakat di Pulau Kasim

4 Agustus 2026
44
Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik
Berita Utama

Tak Bosan Edukasi Warga Pentingnya Kelola Sampah Organik

20 Juli 2026
18
Kapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Festival Rakyat 2026
Berita Utama

Kapolda Papua Barat Daya Hadiri Pembukaan Festival Rakyat 2026

14 Juli 2026
27
Next Post
Jalin Silaturahmi, Radar Sorong Sambangi UT Sorong

Jalin Silaturahmi, Radar Sorong Sambangi UT Sorong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

yxgujfzdhnjh

27 Agustus 2026
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!