“Program Utama Kami, Mendirikan Sekertariat Permanen DPC Peradi Sorong”
SORONG-Sah, M. Yasin Djamaluddin, SH.,MH kembali nahkodai DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sorong, paska Muscab ke IV DPC Peradi Sorong di Rylich Panorama Hotel. Sabtu (19/11). Terpilihnya Yasin sebagai Ketua DPC Peradi Sorong periode 2022-2027 secara aklamasi, dikarenakan hanya dia yang merupakan calon tunggal dalam pemilihan tersebut dan juga mendapatkan dukungan sebanyak 55 suara dari total 101 suara.
Koordinator Wilayah Peradi Papua, Nur Aida Duwila, SH mengatakan yang membanggakan dalam Muscab ke IV ini adalah para advokat Peradi Sorong melihat dan menilai apa yang diberikan oleh Yasin Djamaluddin selama menjabat sebagai Ketua pada 1 periode kemarin. Sehingga, secara aklamasi anggota Peradi Sorong meminta dalam 5 tahun kedepan, Yasin Djamaluddin kembali memimpin DPC Peradi Sorong. “Saya dari Korwil melihat ini suatu kemajuan yang baik karena ternyata mereka menilai dari sisi itu. Mereka masih membutuhkan Yasin untuk mengkader mereka,” ujarnya sembari menambahkan, dipilih dan terpilih itu menjadi suatu kehormatan, tunjukkan dirimu bahwa kamu terbaik dari yang lain.
Ketua Terpilih, M. Yasin Djamaluddin menjelaskan setelah dirinya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC Peradi Sorong, selanjutnya akan menyusun program kerja. Program kerja juga telah diputuskan dalam Muscab ke IV, hanya saja program yang akan pihaknya laksanakan adalah membangun satu sekretariat permanen milik DPC Peradi Sorong. “Selama ini yang menjadi hambatan adalah masalah sekretariat. Karena, menurut hemat saya sekretariat adalah sebagai pusat melaksanakan kegiatan organisasi. Tadi juga saya sudah meminta kepada Pj Wali Kota Sorong untuk memberikan lahan kepada Peradi Sorong agar membangun sekretariat,” jelasnya kepada awak media.Program selanjutnya konsolidasi organisasi tentunya sangat penting yakni memberdayakan anggota serta Peradi Sorong akan berupaya menciptkan advokat muda yang tentunya akan membantu masyarakat Kota Sorong.
Selain itu, sambung Yasin, kedepan tantangan semakin besar mengingat semakin banyak keanggotaan DPC Peradi Sorong, sehingga Yasin menginginkan agar di kepengurusannya adalah orang-orang yang ingin bekerja. Karena, biasanya dalam struktur organsiasi tersebut, yang bekerja hanya orang-orang yang sama. Dan, jika struktur organisasi ini terdiri dari anak muda yang memiliki banyak waktu dan mau bekerja, maka tidak akan menjadi hambatan yang berat.”Semua anggota advokat Peradi ini bekerja sesuai etika profesi. Maka untuk menjaga marwah Peradi, akan kita bentuk lagi Komisi Pengawas yang betul-betul bisa mengawasi kinerja advokat. Dan selama ini sudah berjalan dengan baik, bahkan ada beberapa anggota Peradi yang melanggar etika kita sidangkan dan kalau perlu kami usulkan untuk dicabut izinya,” jelasnya.
Ketua Steering Commite, Max Mahare, SH menambahkan berbagai sesi telah dilewati. Namun, yang menariknya proses pemilihan dalam Musyawarah Cabang ke IV Pemilihan Ketua Peradi Sorong ini dilakukan secara aklmasi, dikarenakan hanya satu orang calon ketua.”Saya kurang tahu alasan setiap orang yang tidak mendaftarkan diri. Namun salah satu persyarat pencalonan ketua adalah minimal 25 anggota mendatangi surat dukungan. Namun, ternyata proses berjalan Yasin Djmaluddin mendapatkan dukungan 55 suara, artinya sudah melebihi,”jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab Ke IV, Raymond Morintoh, SH menuturkan agenda pembukaan hingga pelaksanaan Muscab ke IV dimana terdapat sesi pleno I hingga pleno IV, mengenai pertanggungjawaban laporan pengurus periode tahun 2017-2022. “Kemudian dilakukan penyusunan program kerja 2023-2027. Kami sudah mempersiapkan hal-hal tersebut,” imbihnya.(juh)












